Cerseks dan Cersex maka cerita sex Vagina Sempit Muridku Yang Aku Jilatin

Posted on

Kumpulan Cerita Mesum,dan Cerita Ngentot, maka Cerita Dewasa  Cerita Ngentot Terbaru Cerita HOT Cerita mesum guru dengan murid yang cantik dan seksi memiliki vagina sempit dengan judul Cersex Vagina Sempit Muridku Yang Aku Jilatin yang tidak kalah serunya dan dapat meningkatkan libido seks, selamat menikmat.

Cersex faraj ketang Muridku Yang saya Jilatin

cerita Hot � Pagi itu, binar baskara belum bisa mengusir halimun putih yang melingkupi satu buah villa glamor di area klimaks Pass. sebagian mengelompok halimun lagi kelihatan berkimbang-kimbang tertiup angin. Pucuk-pucuk cemara lagi berona putih tertutupi halimun pagi. suket di laman villa lagi berair.

Di dalam bathtub yang bermuatan air hangat, Theo serta Debby bersandar berendam dengan berpelukan sebati. perempuan itu bersandar di berdasarkan pukang Theo. Telapak tangannya membelai-belai menyabuni punggung guru matematikanya itu, serta beliau juga merasakan tangan adam itu menyabuni punggungnya.

dekapan mereka amat akrab sampai dada mereka saling menekan satu serupa lain. Sesekali Debby menahan nafas kala menggeliatkan badannya. Dadanya yang mengejai membuat puting buah dadanya melelehkan birahi ke seluruh badannya. Puting itu kian memadat sehabis sebagian kali bergeselan atas dada Theo yang licin dicukupi buih-buih sabun batangan.

akar pahanya yang tergenang air hangat kerasa membakar birahi kala batang abaimana adam itu mengenai faraj ketang nya. Debby menggerak-gerakkan telapak tangannya dari punggung sampai ke gala Theo. dengan menyabuni, ditariknya tengkuk adam itu.

�Debby amat menyayangi Theo, � bisiknya.

Theo membelai-belai pundak perempuan itu atas busa sabun batangan yang berlimpah. Busa serta buih-buih berupa bola-bola minim melebur ke bagian berdasarkan dada serta punggung Debby. kemudian ditatapnya muka yang cantik itu. muka yang kelihatan kian menarik karna buih-buih sabun batangan memadati lehernya yang tahapan. Disibaknya rambut perempuan itu ke belakang. Busa serta bola-bola minim turut melekat di rambut perempuan itu, setelah itu bola-bola itu meletus. bagus. amat cantik serta mempesona, kisik batin Theo.

Mungkinkah saya jatuh cinta untuk yang kedua kalinya ?, pertanyaan Theo dalam batin. Jatuh cinta akan seseorang anak buah yang lagi anom serta bandel? kenapa? kenapa.. ? Apakah karna kehebohan serta kemanjaan yang diciptakannya? Ah.. , gemam Theo dengan menarik nafas jauh.

kemudian dikecupnya anak rambut di alis perempuan itu. beliau tidak bisa memenungkan pertanyaan-pertanyaan yang berkecamuk di benaknya. aksi laris Debby yang halus serta terkadang buas sudah mematikan nalarnya. beliau tidak bisa berasumsi kala bualan birahi membakar badannya.

�Theo pula amat menyayangi Debby. Sebelumnya tidak sempat Theo rasakan nikmatnya terbakar birahi serupa ketika ini.. � perkataan Theo.

Bola mata mereka saling memandangi seakan mau menjenguk isi batin per. kemudian Theo menarik badan perempuan itu biar lebih akrab melekat ke badannya. Disabuninya punggung perempuan itu atas kedua telapak tangannya. dengan mengusap-usapkan busa sabun batangan, telapak tangannya lalu menyusur sampai karam ke dalam air. Diusap-usapnya bingkah birit perempuan itu.

Sejenak, beliau menahan nafas kala meremas bingkah birit yang lagi alot itu. karna perempuan itu bersandar di berdasarkan pahanya, bingkah birit itu kerasa lebih alot dari kebanyakan. Batang abaimana Theo kian keras kala beradu atas faraj ketang perempuan itu.

beliau bisa merasakan kelembutan bingkai luar faraj perempuan itu kala bergeselan atas bagian bawah batang kemaluannya. serta atas belaian halus, telapak tangannya lalu menapaki lipatan bingkah birit yang alot itu. beliau bisa merasakan bolongan anus Debby di jemari tengahnya. Diusap-usapnya sebagian kali sampai pucuk jarinya merasakan kehalusan lipatan daging antara anus serta faraj.

�Theoo.. , Theo bandel! � desau Debby dengan mengejai mengangkat pinggulnya.

walaupun tengkuknya berair, Debby merasa bulu bulu halus di tengkuknya meremang dampak nikmat serta jijik yang mengalir dari vaginanya. beliau menggeliatkan pinggulnya. geliang-geliut itu membuat telapak tangan Theo kian lepas membelai-belai. membarut-barut. beliau mengecup gala Theo iteratif kali kala merasakan pucuk jemari Theo mengenai bagian bawah bingkai vaginanya.

tidak lamban setelah itu, telapak tangan itu kian jauh menyusur sampai akibatnya beliau merasakan lipatan bingkai luar vaginanya diusap-usap. Debby iteratif kali mengecup gala Theo. Kecupan panas serta buas selaku cetusan bualan birahi yang memangkung badannya. Sesekali lidahnya berjolak, sesekali mengerkah atas benci. beliau bisa merasakan cairan pekat birahi yang kian melimpah bermuara di vaginanya.

karna vaginanya tergenang dalam air, usapan-usapan di abar-abar serta bingkai dalam vaginanya kerasa jadi berbongkol-bongkol. tiap kali menghapus, cairan pekat di vaginanya langsung larut ke dalam air. pucuk jemari itu jadi kerasa lebih kasar dari kebanyakan.

Membakar birahi untuk melelehkan kadar kenikmatan yang lebih tinggi dari kebanyakan. Kenikmatannya nyaris sebanding atas liarnya lidah Theo yang berjoget-joget di antara lipatan bingkai vaginanya kala membeka vaginanya di anjungan villa. beliau terdesak menahan nafas untuk mengendalikan kenikmatan yang beliau rasakan di seluruh badannya.

�Aarrgghh.. Sstt.. Sstt.. � rintihnya iteratif kali.

kemudian beliau bangun dari ribaan adam itu. beliau tidak mau mendekati orgasme cuma karna usapan-usapan jemari yang kerasa berbongkol-bongkol di bolongan faraj ketang nya. tetapi kala berdiri, kedua lututnya kerasa goyang. Rasa nikmat di vaginanya sudah membikin dirinya seakan lagi berkimbang-kimbang. Lututnya seakan kelenyapan sendi.

atas lekas Theo juga bangun berdiri. Tangannya lekas membalikkan badan perempuan itu. beliau tidak mau perempuan anom yang dicintainya itu terguling. Disangganya punggung perempuan itu atas dadanya. kemudian dituangnya balik larutan sabun batangan ke telapak tangannya.

serta diusap-usapkannya larutan sabun batangan itu di perut perempuan anom itu. kala memobilisasi telapak tangannya ke arah berdasarkan, busa sabun batangan tersorong serta membeku di antara jemari jempol serta telunjuknya. serta kala buih-buih itu beradu pada ceruk bawah buah dada perempuan itu, beliau meremasnya atas halus.

Kedua buah dada yang alot itu kerasa licin serta amat lembut. Telapak tangannya lalu beranjak ke berdasarkan. beliau berencana membuka jemari jempol serta telunjuknya biar puting buah dada yang lagi minim itu tercapit di jarinya. Sejenak, puting yang tercapit itu diremas-remasnya atas halus. Puting kiri serta kanan diremasnya berbarengan. Dilepas. Diremas balik. kemudian telapak tangannya menghapus kian ke berdasarkan serta berakhir di gala tahapan perempuan anom itu.

�Theo, aargh.., lama amat menyabuninya, aarrgghh..� rintih Debby sambil menggeliatkan pinggulnya.

Ia merasakan batang kemaluan Theo semakin keras dan besar. Hal itu dapat ia rasakan karena batang kemaluan itu semakin dalam terselip di antara lipatan bongkah pantatnya. Lalu ia mendongakkan kepala sambil menoleh ke belakang.

Diangkatnya tangan kanannya untuk menarik leher lelaki itu, lalu diciumnya dengan mesra. Lidahnya menjulur dan bergerak-gerak liar untuk memilin-milin lidah Theo. Tangannya kirinya meluncur ke bawah, lalu meremas biji kemaluan lelaki itu dengan gemas.

Theo menggerakkan telapak kanannya ke arah pangkal paha Debby. Sesaat ia mengusap-usap bulu-bulu ikal di bagian atas vagina gadis itu. Menikmati bulu-bulu yang masih pendek dan halus itu di ujung jari-jarinya. Lalu telapak tangannya meluncur ke bawah. Diusapnya vagina sempit itu berulang kali. Vagina yang baru kira-kira 7 jam yang lalu selaput perawannya dipasrahkan untuk dilewati oleh cendawan batang kemaluannya.

Jari tengahnya terselip di antara kedua bibir luar vagina itu. Diusapnya berulang kali. Telapak tangannya yang dipenuhi buih-buih sabun membuat bibir vagina dan pangkal paha itu menjadi sangat licin. Klitoris itu seolah bergerak menggeliat-geliat ketika ia mengusapkan telapak tangannya. Klitoris yang semakin keras dan licin karena lendir dan buih-buih sabun.

�Aarrgghh..!� rintih Debby ketika merasakan batang kemaluan lelaki itu semakin kuat menekan lipatan bongkah pantatnya.

cerita sex 2017, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2017, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2017, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2017, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum.



Ia merasakan lendir birahinya membanjiri vaginanya. Lendir itu pasti bercampur dengan busa sabun, pikirnya. Lalu ia berjongkok agar vaginanya terendam ke dalam air. Dibersihkannya celah di antara bibir vaginanya dengan cara mengusap-usapkan dua buah jarinya.

Ketika menengadah, ia melihat batang kemaluan Theo telah berada persis di hadapannya. Batang kemaluan itu telah membengkak dan terlihat mengangguk-angguk. Ada setetes lendir menghiasi ujung batang kemaluan itu. Persis di bagian tengah cendawan yang berwarna kecokelat-cokelatan itu. Indah sekali, gumamnya. Lalu ditatapnya warna kemerah-merahan di lekukan antara cendawan dan batang kemaluan itu. Bola matanya berbinar-binar mengamati lekukan yang indah itu.

Setelah puas mengamati, diremasnya batang kemaluan itu dengan lembut. Lalu diarahkan ke mulutnya. Dikecupnya bagian ujung cendawan itu. Terdengar bunyi �cep� ketika ia melepaskan kecupannya. Setetes lendir yang menghiasi ujung cendawan itu berpindah ke bagian dalam celah kedua bibirnya. Sejenak, matanya terlihat setengah terpejam ketika ujung lidah dan kedua bibirnya mencicipi lendir itu.

Tubuh Theo bergetar menahan nikmat ketika ia melihat lidah dan bibir Debby bergerak-gerak mencicipi lendirnya. Dicicipinya dengan penuh perasaan! Erotis sekali! Batang kemaluannya menjadi semakin keras. Berdiri tegak! Ia meraih bahu gadis itu karena tak sanggup lagi mengendalikan tekanan darah yang memenuhi urat-urat di batang kemaluannya.

Setelah berdiri, Debby merasakan telapak tangan Theo mengangkat paha kirinya. Sambil mencium bibirnya, telapak tangan itu tetap menahan bagian belakang pahanya hingga akhirnya ia terpaksa melilitkan kakinya di pinggang lelaki itu. Ia masih berusaha mengatur keseimbangan tubuhnya ketika Theo menyelipkan cendawan kemaluannya ke celah di antara bibir vagina sempit nya. Karena tubuhnya masih belum seimbang, cendawan itu terlepas kembali.

Theo agak menekuk kedua lututnya ketika berusaha menyelipkan kembali cendawan kemaluannya. Ia sudah sangat ingin merasakan kembali vagina yang sempit itu meremas batang kemaluannya. Nafasnya mendengus-dengus tak teratur. Dengan terburu-buru, ia mendorong pinggulnya.

�Argh, aarrgghh.., Theo!� rintih Debby.
�Masih sakit?� tanya Theo.
�Sakit dikit..� jawab Debby.

Theo menarik batang kemaluannya perlahan-lahan, kemudian mendorongnya kembali perlahan-lahan pula. Sambil mendorong, ia menatap vagina sempit gadis itu. Pandangannya nanar seolah ada kabut yang menutupi bola matanya ketika ia melihat bibir luar vagina gadis itu ikut terdorong bersama batang kemaluannya. Ia masih menatap terpesona ketika perlahan-lahan menarik kembali batang kemaluannya. Bibir luar vagina itu merekah dan seolah sengaja memperlihatkan lipatan celah vagina yang berwarna pink!

�Masih sakit, Sayang?�
�Hmm!�
�Sakit?�
�Enaak.., Theo!�

Theo tersenyum. Dilumatnya bibir gadis itu sambil menghentakkan pinggulnya. Dengan cepat, batang kemaluannya menghunjam. Ia menghentikan hentakan pinggulnya dan berdiri kejang setelah merasakan mulut rahim gadis itu tersentuh oleh ujung cendawannya.

Lalu ditatapnya raut wajah murid yang dicintainya itu sekaligus dikaguminya! Selain cantik dan dan seksi, muridnya itu pun tak pernah bertanya atau membantah ketika ia menghunjamkan kemaluannya sambil berdiri. Murid yang patuh sekaligus mempunyai ide-ide liar yang sensasional dalam bercinta.

Mungkin muridku ini memang dikaruniai bakat bercinta, kata Theo dalam hati. Bakat untuk menaklukkan lelaki! Alangkah beruntungnya aku menjadi gurunya! Perlahan-lahan Theo menarik batang kemaluannya. Sebelah tangannya meremas bongkah pantat gadis itu dan yang sebelah lagi meremas dada.

�Aarrgghh..!� rintih Debby ketika merasakan batang kemaluan Theo kembali menghunjam vaginanya.

Ia terpaksa berjinjit karena batang kemaluan itu terasa seolah membelah vaginanya. Kedua tangannya dengan erat merangkul leher Theo. Ia ingin menggantung di leher lelaki itu. Lututnya terasa lemas menahan kenikmatan yang menjalari sekujur tubuhnya. Panasnya birahi membuat pori-pori di sekujur tubuhnya menjadi terbuka. Butir-butir keringat mulai merembes dari pori-porinya, bercampur dengan busa sabun yang masih tersisa di beberapa bagian tubuhnya.

Semakin sering ujung cendawan kemaluan lelaki itu menyentuh mulut rahimnya, semakin banyak pula keringat merembes di sekujur tubuhnya. Hingga akhirnya keringat itu terlihat mengkristal di kulitnya! Nafas Debby beberapa kali terhenti ketika Theo menarik dan menghunjamkan batang kemaluannya.

Menarik dan menghunjam dengan cepat hingga terdengar �cepak-cepak� yang merdu setiap kali pangkal pahanya berbenturan dengan pangkal paha Theo. Dan setiap kali mendengar suara �cepak� itu, darahnya seolah terasa berdesir hingga ke ubun-ubun.

�Aarrgghh.., aarrgghh.., Theoo!�
�Theoo.., Debby pipiis..!�

Rintihan itu membuat Theo semakin cepat menghentak-hentakkan pinggulnya. Keringat bercucuran dari dahinya. Ia berusaha menahan nafas untuk mengendalikan tekanan air mani yang ingin menyemprot dari lubang batang kemaluannya.

Tapi orgasme gadis belia yang sangat dicintainya itu ternyata membuat ia tak mampu lagi menahan tekanan air mani yang mengalir dari biji kemaluannya. Vagina sempit itu berdenyut-denyut meremas batang kemaluannya. Menghisap air mani yang masih tertahan di batang kemaluannya. Membuat ia tak berdaya untuk mengendalikan desakan air mani yang menyemprot dari lubang batang kemaluannya.

�Aarrgghh..! Aarrgghh..! Debby, aarrgghh..!� raung Theo sambil menghujamkan batang kemaluannya sedalam-dalamnya.

�Theoo.., sstt, sstt..� desis Debby berulangkali ketika merasakan air mani lelaki yang sangat dicintainya itu �menembak� mulut rahimnya.

�Tembakan� yang pertama terasa panas dan menggetarkan hingga membuat tubuhnya berdiri kejang dan punggungnya melengkung ke belakang. �Tembakan� kedua dan ketiga membuat ia semakin berjinjit setengah bergantung di leher Theo.

�Aarrgghh.., Debby! Argh.., enaknya!� rintih Theo di telinga murid yang sangat disayanginya itu.

�Theoo.., sstt.., sstt..!� desis Debby pula berulangkali sesaat setelah lepas dari puncak orgasmenya!

Kedua telapak tangan Theo memangku bongkah pantat Debby. Telapak tangannya masih dapat merasakan kedutan-kedutan di bongkah pantat itu ketika gadis itu mencapai puncak orgasmenya. Dan dengan tenaga yang masih tersisa di tubuhnya,

di tarik bongkah pantat yang kenyal itu agar mereka tak terjatuh. Ia tak ingin gadis itu terjatuh karena ia masih ingin batang kemaluannya tetap terbenam dalam kelembutan vagina sempit itu. Vagina yang sangat dikaguminya, muda, segar, dan masih berwarna pink!

�Puas, Sayang?� bisik Theo sambil mengusap-usap punggung Debby.
�Puas banget!�
�Theo sangat menyayangi Debby.�
�Debby juga sangat sayang pada Theo,� kata Debby sambil mencium bibir Theo.

Mereka masih terus berciuman dengan mesra hingga batang kemaluan Theo mengkerut dan terlepas dari vagina sempit milik Debby. END by Cersex Baca cerita nakal bergambar terbaru sebelumnya yang tidak kalah seru dan dapat meningkatkan birahi mu yang berjudul Cersex Berhubungan Seks Dengan Saudari Di KLUB Malam � Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Mesum Ngentot � cerita sex 2017, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2017, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2017, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2017, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum.