Cerita Seks Dewasa dan cersex Ngentot Tante Pernah Mengintip Aku ML dan Minta Jatah

Posted on
Cerita Seks Bergambar, Cerita Seks Dewasa, Cerita Ngentot Terbaru Cerita HOT Cerita mesum ngewe dengan tante marie seorang istri simpanan yang seksi dengan judul Cersex Tante Pernah Mengintip Aku ML dan Minta Jatah yang tidak kalah serunya dan dijamin dapat meningkatkan libido seks, selamat menikmati .
 
 nada berdelan, aksen dance membarengi langakah perlahan-lahan bibi marie yang melontarkan aura kesexyannya, bajunya yang mulanya saya buka tidak tahu dari bila menempel balik dibadannya sehabis datang didepanku, beliau menatapku menggoda, lamban sekali rasanya sebelum beliau mulai membelai-belai selangkangannya serta mulutnya mengulum tanganya yang satu lagi, dengan sesekali memukul pantatnya

ketika yang dikirannya saya telah panas berat, beliau mulai berayun membuntuti aksen dance, biang biut memberahikan, dengan memainkan perbatasan bawah bajunya, sesekali beliau mengkat blus itu sampai perut mulusnya terlihat Jantungku kian lekas mengebut ketika beliau mengangkat blus itu serta mencampakkannya tidak tahu kemana, sedemikian itu pula atas celananya telah tidak melingkupi pukang mulusnya lagi

kini atas cuma tertutupi oleh bh serta cd beliau berajojing lebih buas, alhasil toketnya berguncang-guncang, sepeti akan jatuh akibatnya beliau membalikkan badannya, kemudian menjengking benar di depan hidungku, atas perlahan-lahan beliau anjur kesamping penutup vaginanya alhasil menampilkan sorga buat ****** laki-laki

Sebelum lidahku mendekati faraj itu, beliau menarik pantatnya sehabis berajojing sedikit lagi, bibi marie mencapai pengait bhnya dibelakan, serta atas satu hentakan bh itu mendadak jadi longgar serta toketnya serupa terloncat

sehabis bermain-main atas toketnya sesaat, beliau bepergian kearahku, kemudian bersandar di pangkuanku luang bertatap mata sesaat, beliau melekatkan bibirnya ke bibirku, kemudian atas agresif meluamatnya Lidahnya mulai bersesaran ke dalam mulutku, kemudian atas sontak saya menghirup lidah itu semantap daya, alhasil bibi marie tertarik tercabut terkejut, serta selaku air muka kenikmatannya pantatnya digesek-gesekannya ke selangkanganku

mendadak berandalan ku berdebar atas hebatnya, kemudian mulai berevolusi jadi senjata mengamuk barangkali bibi marie merasakan dorongan di pantatnya, alhasil beliau turun serta mulai membebaskan resletingku, ketika tanganya bersesaran di cd ku, beliau menarik pergi ******ku yang nyaris berevolusi sempurna itu

�Waduh, hebat sangat, anda lagi minim tetapi ******nya dah besar gini, astaga bulunya nyampe batang yah? asik ni, akan nikmat� perkataan bibi marie tanpa dapat memblokir air muka keterkejutannya benar, dampak kebodohanku di durasi minim dibatangku pula tumbuh bulu, tetapi akhir-akhir ini, saya ingat kalau itu membawa kenikmatan ekstra buat faraj perempuan, apa lagi bulu itu saya gunting pendek, alhasil jadi berdiri serta tajam-tajam, serupa berengos ataupun brewok yang anyar dicukur

Sementara itu bibi marie keliahatan berkonsentrasi memuatkan ******ku ke mulutnya, beliau cuma berani memuatkan hingga batasan bulu batangku, boleh jadi beliau tidak bisa menahan buah pinggang dampak bulu-bulu itu dengan memijit-mijit pelirku atas halus, beliau bertambah turunkan kepalanya di selangkanganku

jemu atas kevakumanku, bibi marie membimbing ku kelantai kemudian berbelok untuk posisi 69 Cd hitamnya saat ini terbambang di depan wajahku, atas perlahan-lahan saya gosok lagi cdnya atas jariku mendadak saya telah membebaskan cd itu, serta saat ini terpampanglah faraj yang bersih dari bulu dihadapanku saya telusuri belahanya atas jariku kemudian saya kuakkan antara itu alhasil menampilkan daging merah belia yang terkubur dibaliknya

Tanpa menhiraukan bau eksklusif vaginanya saya menjilatinya perlahan-lahan, alhasil bibi marie yang lagi mengerjai ******ku mendesah-desah keamanan beliau mengangkat badannya kemudian alih ke kursi seolah memanasi saya, beliau membelai-belai vaginanya dengan medesah-desah

Tanpa disuruh saya langsung menerkam faraj itu, kali ini saya tidak canggung untuk sah buas pada vaginanya, alhasil kelembutan yang mulanya saya tunjukan luput mendadak bibi marie bisa jadi kaget bakal peralihan itu, alhasil mewajibkan mulutnya megeluarkan desahan-desahan hebat, untuk melahirkan kenikmatan yang beliau rasakan

�Uohh� cinta, lezat cinta, terus� betul disitu� Ucapnya acap kali ketika lidahku hal klitnya Terikan itu bagaikan penyemangatku untuk melakunnya lebih buas lagi, alhasil desahan itu kian tidak terkotrol lagi pergi dari mulut bibi marie

�Ukh� cinta saya tidak tangguh lagi, masukkan sayang� sekarang�

mengikuti itu saya, langsung melenturkan seranganku di vaginanya, serta cuma menciumi bagian dalam pahanya mengetahui keadaan itu, bibi marie kelihatan kecewa,

�Sayang, masukkan kini saya telah ga tangguh lagi� rintihnya sebelah berharap

saya yang benar menggemari keadaanya itu, seakan tidak menghiraukannya kemudian bibi marie kelihatan gelap mata, beliau berdiri kemudian mengolek saya di dek, serta tanpa melimpah pertanyaan lagi, beliau menggapai ******ku kemudian atas sebelah bertinggung beliau melekatkan ******ku ke bingkai vaginanya yang telah berair itu, atas sekali entakan,

sebelah ******ku menerobos gohong vaginanya kemudian beliau menguji meletakkan biar ******ku masuk lebih dalam, tetapi ketika bingkai vaginanya mengenai batasan bulu batangku beliau tiba-tiba menarik pantatnya, kelihatan beliau mengerkah bingkai bawahnya menahan kenikmatan belas kasih melihanya, saya ambil badannya kemudian saya kecup bibirnya, sedetik sebelum saya hentakkan pantatku keatas saya dekap beliau erat-erat dengan konsisten menciumi bibirnya

�Mmph�� dapat didengar jeritan bencat pergi dari mulutnya ketika saya sorong pinggulku keatas, serta pinggulnya kelihatan mengejang saya dekap di lebih akrab, serta pantatnya saya tekankan kebawah alhasil ******ku kini seutuhnya terbalut di vaginanya saya renggangkan pelukanku, serta membiarkan bibi marie menikmati bulu batangku di vaginanya

Tak lama, mobil tante marie sudah memasuki gerbang sebuah rumah besar di pinggir kotaku Bukan besarnya rumah yang membuatku terkejut, tapi aku sudah sangat kenal dengan rumah ini, karena aku sering menggarap Putri disini, ya, ini rumah keluarga Putri, dengan penuh tanda tanya aku menunggu tante marie membukakan pintu Setelah didalam, keterkejutanku belum hilang, dan tampaknya tante marie sadar akan hal itu, sehingga di berkata
�Kenapa? Kok heran sih? Ini memang rumah keluarga Putri�
�Em� tante nyewa disini yah?�
�Bukan, gini yah, aku ini simpananya papanya Putri, jadi aku dibuat seolah-olah ngontrak disini, pas kemaren kamu main ma PUtri disini aku juga liat ko, pasti kalian ngira rumah ini kosong kan? Waktu itu aku sudah ada dirumah ini� ujar tante marie menjelaskan panjang lebar
�Jadi tante liat aku dengan Putri� �
�Semuanya!� kata tante Marie menegaskan
�Makanya aku jadi kepengen nyobain ma kamu, abis Putri keliatannya nikmat banget sih�
�Ah tante curang, tante dah liat aku tapi aku cuma dapet toket doang�
Selesai berkata begitu tante marie mendorongku ke sofa lalu memasang memasang musik
�Tenang aja sayang, aku ngajak kesini bukan cuma buat toketku aja�
cerita sex 2017, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2017, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2017, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2017, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum,
 
Tak lama, tante marie bangkit, dan mulai menggerak-gerakan pinggulnya, terasa bagai sengatan listrik kenikmatan itu menjalar di seluruh tubuhku Makin lama gerakannya semakin cepat dan liar, tak jarang ia menggoyangkan pinggulnya kekiri dan kekanan seakan ingin mereamas ******ku dengan vaginanya Sekian lama bergoyang kenikmatan sesaat menjelang keluarnya sperma mulai kurasakan, tapi tiba-tiba saja tante marie melenguh dan vaginanya meremas ******ku kuat
�Arghh� sayang aku dah keluarrrrr� teriaknya diiringi desakan air hasil orgasmenya di ******ku, toketnya yang besar itu jatuh menimpa dadaku setelah tubuhnya mengejang Aku biarkan dia menikmati keadaan ini sebentar, aku peluk dia sambil lehernya kukecup
Setelah tante marie tenang, dengan ******ku masih bersarang di vaginanya aku balikkan dia secara tiba-tiba Belum hilang kekagetanya, aku raih kedua tanganya lalu aku tahan diatas kepalanya, dan tanpa ampun aku langsung mengenjotnya sekuat tenaga, kali ini aku betul-betul buas melihat toketnya yang menjulang karena tanganya aku letakkan diatas kepala, sambil pinggulku terus bergerak turun naik, mulutku terus melahap toketnya, aku jilati, aku hisap sekuat tenaga
Tampaknya tante marie setengah mati menerima seraganku, pinggulnya bergoyang kegelian, tubuhnya menggeliat, tanganya berusaha melepaskan peganganku agar bisa meremas sesuatu untuk meredam nikmatnya, tapi aku aku tak mau tau, aku tetap mengenjotnya sambil menghisap-hisap putingnya, sehingga tante marie hanya bisa teriak-teriak untuk mengekspresikan kenikmatan yang dia rasakan
Dalam beberapa menit, teriaknya semakin liar dan ditandai teriakan keras ******ku kembali dibasahinya dengan air orgasmenya Aku yang juga merasakan hampir sampai tak mengurangi seranganku sedikit juga, tak peduli hentakan tante marie yang semakin kuat untuk melepaskan belengguku Akhirnya saat itu akan tiba, ******ku serasa hendak meledak
�Tante, aku keluarrrrrr� arghhh� � teriaku sesaat sebelum ******ku meledak Lalu diawali dengan tusukan kuat yang membenamkan ******ku penuh ke vaginanya aku muntahkan spemaku di dasar terdalam vagina tante marie, tak cukup sekali, aku kembali menghentak seiring tembakan kedua di vaginanya, terus ketiga, dan akhirnya berhenti di hentakan kelima
Tangan tante marie terlepas dan seluruh badanku menjadi lemas, hanya satu yang masih berdiri tegak, ******ku masih terasa menegang di vagina tante marie Menyadari hal itu tante marie kembali membalikan tubuhnya, lalu mengenjot pantatnya
Aku yang sudah tak kuat lagi berusaha melepaskannya, tapi seakan ingin balas dendam,tante marie menahan tangaku, dan ia terus menaik turunkan pantatnya Seakan tubuhku dialiri listrik yang keluar dari vagina tante marie, tapi ia tak mau tau, tante marie terus menaik turunkan pantatnya, hingga akhirnya ia orgasme buat yang ketiga kalinya
tante marie tampaknya juga kelelahan sehingga ia langsung merebahkan diri di atas dadaku, lalu setelah bericiuman aku memeluk tante marie dan tidur karena kecapean ******ku yang masih di dalam vagina tante marie perlahan mengecil dan akhirnya terlepas, dan dari vaginanya menetes cairan, aku tak dapat melihanya, hanya merasakan cairan itu di ******ku Melihat tante marie yang membiarkanya, aku pun melanjutkan tidurku
Saat aku terbangun, aku sudah diselimuti, dan tante marie tak tampak, lalu setelah berkeliling, aku menemukan dia sedang memasak telur di dapur, perlahan aku dekati dia, aku peluk dari belakang, lalu tanpa permisi lagi aku buka celananya lalu aku tusuk dari belakang, tante marie melenguh keenakan, ia mematikan kompor lalu berbalik dan menciumku
�Sabar dulu sayang, kita masih banyak waktu, sarapan dulu, biar kuat� ujarnya lembut, aku pun menungguinya masak dengan tetap telanjang sambil tetap mempereteli tubuhnya, toketnya, bahkan menusukan jariku di vaginanya yang sudah tak berpenutup
Kami sarapan bersama, aku hanya mengenakan celan pendek tante marie, sehingga selesai sarapan, tante marie dengan mudah menemukan ******ku dibawah meja lalu mengulumnya Hari itu kami melakukannya 3 kali, sampai hari menunjukkan pukul 2 siang
Kalau aku tak ingat ada janji dengan teman-temanku, aku pasti akan menyetubuhi tante marie lebih banyak. END by www.DILIPUT6.BLOGSPOT.com Baca kisah seks bergambar terbaru sebelumnya yang tidak kalah seru dan dapat meningkatkan birahi mu yang berjudul Cersex Camer (Calon Mertua) Yang Butuh Oral Seks � Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Mesum Ngentot �