cerita sex ngentot dan Cersek Pengalam Selingkuh Sekali Saja

Posted on

Cerita Seks Bergambar, Cerita Seks Dewasa, Cerita Ngentot Terbaru Cerita HOT Cerita mesum pengalaman seks dengan wanita muda istri seorang duda dengan judul Cersex Pengalam Selingkuh Sekali Saja yang tidak kalah serunya dan dapat meningkatkan libido seks, selamat menikmati.

Kini aku bisa memainkan gunung kembar sesukaku. Kujilat, kupilin putingnya, kugigit, lalu kugesek-gesek dengan kumisku, Mamah kelojotan, merem melek, �Uh.. uh.. ahh..� Setelah puas di daerah dada, kini tanganku kuturunkan di daerah selangkangan, sementara mulut masih agresif di sana. Kuusap perlahan dari dengkul lalu naik. Kuulangani beberapa kali, Mamah terus mengaduh sambil membuka tutup pahanya.

Kadang menjepit tangan nakalku. Semua ini kulakukan tahap demi tahap dengan perlahan. Pertimbanganku, aku akan kasih servis yang tidak terburu-buru, benar-benar kunikmati dengan tujuan agar Mamah punya kesan berbeda dengan yang pernah dialaminya. Kuplorotkan celananya. Mamah sudah telanjang bulat, kedua pahanya dirapatkan. Ekspresi spontan karena malu.

Kupikir dia sama saja denganku, pengalaman seks pertama dengan orang lain. Aku semakin bernafsu. Berarti di hadapanku bukan perempuan nakal apalagi profesional. Kini jari tengahku mulai mengelus perlahan, turun-naik di bibir vaginanya. Perlahan dan mengambang.

Kurasakan di sana sudah mulai basah meski belum becek sekali. Ketika jari tengahku mulai masuk, Mamah mengaduh, �Mas.. Mas.. geli.. enak.. terus..!� Kuraih tangan Mamah ke arah selangkanganku (ini kulakukan karena dia agak pasif. Mungkin terbiasa dengan suami hanya melakukan apa yang diperintahkan saja). �Mas.. keras amat.. Gede amat?� katanya dengan nada manja setelah meraba burungku.

�Mas.. Mamah udah nggak tahan nikh, masukin ya..?� pintanya setengah memaksa, karena kini batangku sudah dalam genggamannya dan dia menariknya ke arah vagina. Aku bangkit berdiri dengan dengkul di kasur, sementara Mamah sudah dalam posisi siap tembak, terlentang dan mengangkang. Kupandangi susunya keras tegak menantang.

cerita sex 2017, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2017, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2017, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2017, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum.

 

Cersex Pengalam curang Sekali aja

cerita Hot � saya (ucap aja Aswin), baya hanpir 40 tahun, bentuk tubuh badan lazim aja, serupa pada umumnya orang Indonesia, tinggi 168 centimeter, berat 58 kilogram, muka agak (tutur ibuku), kulit kira-kira kuning, seseorang suami serta ayah dari satu anak kategori satu. aman membuntuti pengetahuan gender ku.

cerita mesum yang saya paparkan selanjutnya ini berlangsung hari Senin. Hari itu saya angkat kaki kegiatan naik bis kota (terkadang saya angkat mobil seorang diri). serupa hari Senin pada biasanya bis kota kerasa susah. tidak tahu karna armada bis yang menurun, ataupun karna tiap Senin orang sedikit membolos serta angkat kaki berbarengan pagi-pagi. sehabis nyaris satu jam berlari ke situ ke ayo, akibatnya saya memperoleh bis.

atas nafas berkempul-kempul serta mata kesana kemari, akibatnya saya memperoleh lokasi bersandar di kursi dua yang telah terisi seseorang perempuan. Kuhempaskan birit serta kubuang nafas bakat kelegaanku memperoleh lokasi bersandar, sehabis sebelumnya saya menganggukkan kepala pada kawan dudukku.

karna kemudian lin macet serta saya kurang ingat tidak membawa pustaka, untuk memuat durasi dari pada melamun, saya mau menyapa perempuan di sebelahku, tetapi keberanianku tidak cukup serta kans belum terdapat, karna beliau lebih melimpah memandang ke luar jendela ataupun sesekali membungkuk.

sontak beliau berpaling ke arahku dengan melihat jam tangannya.

�Mmacet sekali betul? � tuturnya yang pasti tertuju kepadaku.
�Biasa Mbak, tiap Senin demikian ini. ingin kemana? � sambutku sekalian membuka dialog.
�Oh betul. aku dari Cikampek, habis berkemah di rumah orang berumur serta ingin berbalik ke barung-barung bagus, � jawabnya.

Belum luang saya buka mulut, beliau telah meneruskan dialog,

�Kerja dimana abang? �
�Daerah Sudirman, � jawabku.

percakapan lalu berbuntut dengan sesekali saya cermati wajahnya. Bibirnya pipih, pipinya lembut, serta rambutnya beriak. Sedikit ke bawah, dadanya kelihatan menjendul, alot menantang. saya memakan air liur. Kuperhatikan jarinya yang lagi menggenggam lokasi bersandar di depan kita, bangkok, bersih terawat serta tidak terdapat yang didiamkan tumbuh jauh.

Dari obrolannya keketahui beliau (ucap aja makan) seseorang perempuan yang berbaur belia atas seseorang balu babaran tiga dimana anak pertamanya umurnya cuma dua tahun lebih belia darinya. era remajanya tidak luang berpacaran. karna durasi lagi sekolah tidak bisa berpacaran, serta sehabis lolos dipaksa berbaur atas seseorang balu oleh orang tuanya.

dengan berbicara, terkadang berbisik ke telingaku yang spontan dadanya yang keras meneyentuh tangan kiriku serta di dadaku kerasa seer! Sesekali beliau memegangi lenganku dengan lalu cerita berhubungan dirinya serta keluarganya. �Pacaran enak betul abang? � tanyanya dengan memandangiku serta memperdekat kepalan ke lenganku.

kemudian, karna kepalan serta gesekan gunung sebandung di tangan kiriku, otakku mulai beranggapan mencodak. �Kepingin betul? � jawabku berbisik dengan melekapkan mulutku ke telinganya. beliau tidak menanggapi, tetapi mencubit pahaku.

Tanpa kerasa bis telah menaiki pangkalan gulungan meter, berfaedah kantorku telah terlewatkan. kita turun. saya bawakan tasnya yang bermuatan busana menuju kafetaria untuk minum serta melanjutkan percakapan yang terpenggal. kita membeli teh botol serta nasi goreng. bertepatan saya belum sarapan serta lapar. dengan menikmati nasi goreng hangat serta cadel matasapi, akibatnya kita akur mencari hostel. sehabis menelepon kantor untuk meminta kelepasan satu hari, kita angkat kaki.

sebaik saja sampai di kamar hostel, saya langsung mengancing pintu serta mengisolasi muktamar kain horden jendela. Kupastikan tidak kelihatan siapapun. kemudian kulepas sepatu serta melemparkan tubuh di jok yang benyek. Kulihat sang makan tidak kelihatan, beliau di kamar mandi.

Kupandangi lelangit kamar, dadaku berdebar lebih cepat, pikiranku melayang jauh tidak pasti. suka, cemas (barangkali terdapat yang amati) lalu mengganti. sontak dapat didengar suara ciri kamar mandi dibuka. makan pergi, telah tanpa blaser serta sepatunya.

saat ini kelihatan di hadapanku pandangan yang menggetarkan jiwaku. cuma mengenakan blus putih pipih tanpa tangan. kelihatan nyata di dalamnya BH hitam yang tidak bisa menadahi isinya, alhasil dua buncak besar serta alot itu membangun lipatan di tengahnya. saya cuma dapat melihat, menarik nafas bersama memakan air liur.

boleh jadi beliau ingat bila saya heran atas gunung gemburnya. beliau kemudian memepet ke ranjang, melatakkan kedua tangannya ke jok, melekapkan mukanya ke mukaku, �Mas.. � tuturnya tanpa meneruskan kata-katanya, beliau menghenyakkan tubuh di alas yang telah kusiapkan. saya yang telah menahan keinginan dari mulanya, langsung melekapkan bibirku ke bibirnya. kita larut dalam lumat-lumatan bingkai serta lidah tanpa henti. terkadang bergerak, alhasil posisi kita bergantian atas-bawah.

Kudekap akrab serta kuelus punggungnya kerasa lembut serta enak. Posisi ini kita hentikan berdasarkan inisiatifku, karna saya tidak terbiasa kecupan lamban serupa ini tanpa dilepas biarpun. kelihatan beliau keinginan sekali. saya melepaskan bajuku, cemas kusut ataupun terhantam bincu.

saat ini saya cuma mengenakan CD. beliau kelihatan melamun melihat CD-ku yang menjendul. �Lepas saja bajumu, belakang kusut, � kataku. �Malu ah.. � tuturnya. �Kan enggak terdapat yang amati. hanya anda empat mata, � kataku dengan menggapai buah baju setidaknya berdasarkan di punggungnya.

beliau mengisolasi dada atas kedua tangannya tetapi membiarkan saya membuka segala buah baju. Kulempar bajunya ke berdasarkan meja di dekat ranjang. saat ini bercokol BH serta celana jauh yang beliau pakai. karna malu, akibatnya beliau mendekapku erat-erat. Dadaku kerasa kancap serta benyek oleh susunya, nafsuku naik lagi satu tingkat, �burung�-ku imbuh mengencang.

Dalam posisi demikian ini, saya mencucup serta jilati gala serta bagian indra pendengar yang persisnya di depan bibirku. �Ach.. uh.. � cuma itu yang pergi dari mulutnya. Mulai terangsang, pikirku. sehabis senang atas gala serta indra pendengar kanannya, kepalanya kuangkat serta kupindahkan ke dada kiriku.

Kuulangi aksi menjilat gala serta akar indra pendengar kirinya, benar yang kulakukan mulanya. saat ini erangannya kian kerap serta keras. �Mas.. abang.. jijik abang, lezat abang.. � dengan membarut-barut rambutnya yang sebahu serta enak, kuteruskan elusanku ke bawah, ke benang BH sampai ke pantatnya yang semok, naik-turun.

berikutnya gerilyaku alih ke gala depan. Kupandangi lipatan dua gunung yang membeku di dadanya. berencana saya belum melepaskan BH, karna saya amat menikmati perempuan yang ber-BH hitam, lagi pula susunya besar serta keras serupa ini.

Jilatanku saat ini hingga di lipatan susu itu serta lidahku menguas-nguas di danau dengan sesekali saya cokot jari berawai halus. Kudengar beliau lalu melenguh keamanan. saat ini tanganku menggapai benang BH, waktunya kulepas, beliau memprotes, �Mas.. janganlah, saya malu, soalnya susuku kegedean, � dengan kedua tangannya menahan BH yang talinya telah kelepas.

�Coba saya amati cinta.. � Kataku mengganti kedua tangannya alhasil BH jatuh, serta mataku terpana memandang susu yang cepat serta besar. �Mah.. susumu baik sekali, saya sukaa sangat, � pujiku dengan mengelus susu besar menantang itu. Putingnya hitam-kemerahan, telah keras.


Ketika kurapatkan �senjataku� ke vaginanya, reflek tangan kirinya menangkap dan kedua kakinya diangkat. �Mas.. pelan-pelan ya..� Sambil memejamkan mata, dibimbingnya burungku masuk ke sarang kenikmatan yang baru saja dikenal. Meski sudah basah, tidak juga langsung bisa amblas masuk. Terasa sempit. Perlahan kumasukkan ujungnya, lalu kutarik lagi. Ini kuulangi hingga empat kali baru bisa masuk ujungnya.

�Sret.. sret..� Mamah mengaduh, �Uh.. pelan Mas.. sakit..� Kutarik mundur sedikit lagi, kumasukkan lebih dalam, akhirnya.. �Bles.. bles..� barangku masuk semua. Mamah langsung mendekapku erat-erat sambil berbisik, �Mas.. enak, Mas enak.. enak sekali.. kamu sekarang suamiku..� Begitu berulang-ulang sambil menggoyangkan pinggul, tanpa kumengerti apa maksud kata �suami�.

Mamah tiba-tiba badannya mengejang, kulihat matanya putih, �Aduuh.. Mas.. aku.. enak.. keluaar..� tangannya mencengkeram rambutku. Aku hentikan sementara tarik-tusukku dan kurasakan pijatan otot vaginanya mengurut ujung burungku,

sementara kuperhatikan Mamah merasakan hal yang sama, bahkan tampak seperti orang menggigil. Setelah nafasnya tampak tenang, kucabut burungku dari vaginanya, kuambil celana dalamnya yang ada di sisi ranjang, kulap burungku, juga bibir vaginanya. Lantas kutancapkan lagi.

Kembali kuulangi kenikmatan tusuk-tarik, kadang aku agak meninggikan posisiku sehingga burungku menggesek-gesek dinding atas vaginanya. Gesekan seperti ini membuat sensasi tersendiri buat Mamah, mungkin senggamanya selama ini tak menyentuh bagian ini.

Setiap kali gerakan ini kulakukan, dia langsung teriak, �Enak.. terus, enak terus.. terus..� begitu sambil tangannya mencengkeram bantal dan memejamkan mata. �Aduuhm Mas.. Mamah keluar lagi niikh..� teriaknya yang kusambut dengan mempercepat kocokanku.

Tampak dia sangat puas dan aku merasa perkasa. Memang begitu adanya. Karena kalau di rumah, dengan istri aku tidak seperkasa ini, padahal aku tidak pakai obat atau jamu kuat. Kurasakan ada sesuatu yang luar biasa. Kulirik jam tanganku, hampir satu jam aku lakukan adegan ranjang ini.

Akhirnya aku putuskan untuk terus mempercepat kocokanku agar ronde satu ini segera berakhir. Tekan, tarik, posisi pantatku kadang naik kadang turun dengan tujuan agar semua dinding vaginanya tersentung barangku yang masih keras. Kepala penisku terasa senut-senut,

�Mah.. aku mau keluar nikh..� kataku.
�He.. eeh.. terus.. Mas, aduuh.. gila.. Mamah juga.. Mas.. terus.. terus..�

�Crot.. crot..� maniku menyemprot beberapa kali, terasa penuh vaginanya dengan maniku dan cairannya. Kami akhiri ronde pertama ini dengan klimaks bareng dan kenikmatan yang belum pernah kurasakan. Satu untukku dan tiga untuk Mamah.

Setelah bersih-bersih badan, istirahat sebentar, minum kopi, dan makan makanan ringan sambil ngobrol tentang keluarganya lebih jauh. Mamah semakin manja dan tampak lebih rileks. Merebahkan kepalanya di pundakku, dan tentu saja gunung kembarnya menyentuh badanku dan tangannya mengusap-usap pahaku akhirnya burungku bangun lagi.

Kesempatan ini dipergunakan dengan Mamah. Dia menurunkan kepalanya, dari dadaku, perut, dan akhirnya burungku yang sudah tegang dijilatinya dengan rakus. �Enak Mas.. asin gimana gitu. Aku baru sekali ini ngrasain begini,� katanya terus terang.

Tampak jelas ia sangat bernafsu, karena nafasnya sudah tidak beraturan. �Ah..� lenguhnya sambil melepas isapannya. Lalu menegakkan badan, berdiri dengan dengkul sebagai tumpuan. Tiba-tiba kepalaku yang sedang menyandar di sisi ranjang direbahkan hingga melitang, lalu Mamah mengangkangiku.

Posisi menjadi dia persis di atas badanku. Aku terlentang dan dia jongkok di atas perutku. Burungku tegak berdiri tepat di bawah selangkangannya. Dengan memejamkan mata, �Mas.. Mamah gak tahaan..� Digenggamnya burungku dengan tangan kirinya, lalu dia menurunkan pantatnya. Kini ujung kemaluanku sudah menyentuh bibir vaginanya. Perlahan dan akhirnya masuk.

Dengan posisi ini kurasakan, benar-benar kurasakan kalau barang Mamah masih sempit. Vagina terasa penuh dan terasa gesekan dindingnya. Mungkin karena lendir vaginanya tidak terlalu banyak, aku makin menikmati ronde kedua ini.

�Aduuh.. Mas, enak sekali Mas. Aku nggak pernah sepuas ini. Aduuh.. kita suami istri kan?� lalu.. �Aduuh.. Mamah enak Mas.. mau keluar nikh.. aduuh..� katanya sambil meraih tanganku diarahkan ke susunya. Kuelus, lalu kuremas dan kuremas lagi semakin cepat mengikuti, gerakan naik turun pantatnya yang semakin cepat pula menuju orgasme.

Akhirnya Mamah menjerit lagi pertanda klimaks telah dicapai. Dengan posisi aku di bawah, aku lebih santai, jadi tidak terpancing untuk cepat klimaks. Sedangkan Mamah sebaliknya, dia leluasa menggerakkan pantat sesuai keinginannya. Adegan aku di bawah ini berlangsung kurang lebih 30 menit. Dan dalam waktu itu Mamah sempat klimaks dua kali.

Sebagai penutup, setelah klimaks dua kali dan tampak kelelahan dengan keringat sekujur tubuhnya, lalu aku rebahkan dia dengan mencopot burungku. Setelah kami masing-masing melap �barang�, kumasukkan senjataku ke liang kenikmatannya. Posisinya aku berdiri di samping ranjang.

Pantatnya persis di bibir ranjang dan kedua kakinya di pundakku. Aku sudah siap memulai acara penutupan ronde kedua. Kumulai dengan memasukkan burungku secara perlahan. �Uuh..� hanya itu suara yang kudengar.

Kumaju-mundurkan, cabut-tekan, burungku. Makin lama makin cepat, lalu perlahan lagi sambil aku ambil nafas, lalu cepat lagi. Begitu naik-turun, diikuti suara Mamah, �Hgh.. hgh.. � seirama dengan pompaanku. Setiap kali aku tekan mulutnya berbunyi,

�Uhgh..� Lama-lama kepala batanganku terasa berdenyut.
�Mah.. aku mau keluar nikh..�
�Yah.. pompa lagi.. cepat lagi.. Mamah juga Mas.. Kita bareng ya.. ya.. terus..� Dan akhirnya jeritan..

�Aaauh..� menandai klimaksnya, dan kubalas dengan genjotan penutup yang lebih kuat merapat di bibir vagina, �Crot.. crott..� Aku rebah di atas badannya. Adegan ronde ketiga ini kuulangi sekali lagi. Persis seperti ronde kedua tadi.

Pembaca, ini adalah pengalaman seks yang luar biasa buat saya. Luar biasa karena sebelumnya aku tak pernah merasakan sensasi se-luar biasa dan senikmat ini. Setelah itu kami tidak pernah bertemu lagi, meski aku tahu alamatnya.

Kejadian ini membuktikan, seperti yang pernah kubaca, bahwa pengalaman seks melakukan selingkuh yang paling nikmat dan akan membawa kesan mendalam adalah yang dilakukan sekali saja dengan orang yang sama. Jangan ulangi lagi (dengan orang yang sama), agar sensasinya atau getarannya akan berkurang.

Aku kadang merindukan saat-saat pengalaman seks seperti ini. Pengalaman seks melakukan selingkuh yang aman seperti ini. END by Diliput6 Baca cerita nakal bergambar terbaru sebelumnya yang tidak kalah seru dan dapat meningkatkan birahi mu yang berjudul Cersex Di Perkosa Gadis Jilbab Yang Nafsu Sperma � Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Mesum Ngentot � cerita sex 2017, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2017, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2017, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2017, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum.

Recent search terms:

  • cerseks selingkuh