Cerita Seks Dewasa dan cersex Ngentot Om Ical Pemuas Birahi Sex

Posted on

kumpulan cerita sex terbaru, cerita sex 2018, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2018, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2018, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2018,

 

cerita mesum terupdate, cerita mesum teranyar, cerita mesum, cerita sex 2018, cerita sex teranyar, cerita sex terupdate, cerita sex pakcik Ical, 47 tahun pula cukup diketahui dekat oleh Dita karna beliau kerap beranjangsana di rumah sahabatnya ini. Pada performa luarnya pakcik Ical
bermuka bersahabat serta justru terlihat selaku orang patuh, tetapi mengapa hingga
dapat berkaitan atas Dita ini mulanya cukup berandalan. dengan cara bertepatan
keduanya saling kepergok di satu buah hostel kala per bakal melaksanakan
aksi main-main. pakcik Ical ketika itu lagi membimbing seseorang pelacur langganan
tetapnya serta Dita ketika itu lagi digandeng dr. Hadi.
Keduanya jelas-jelas berjumpa di sini sama-sama tidak dapat
melelah. pasti aja sama-sama terkejut tetapi per lekas dapat berakting
akal-akalan saling tidak ingat.
perkembangan dari itu per akur berjumpa di kans
tersendiri untuk saling mengartikan serta melambuk diri. kalau bila Dita berterus terang
hubungannya atas dr. Hadi karna kena rayu memikat dibawa beriseng serta hanya
atas pria itu aja, lagi pakcik Ical berterus terang kalau beliau terdesak mencari
buronan karna bibi Vera, istrinya, tuturnya telah minim bergairah
melaksanakan kewajibannya selaku bini di ranjang. Masuk akal buat Dita karna
dilihatnya bibi Vera yang gendut itu benar lebih sibuk di luar rumah mengurus
bidang usaha berliannya daripada mengurus suami serta keluarganya. Itu penyebabnya Mifta,
salah satu buah hatinya pula jadi lepas serta buas di luaran.

Dari pertemuan itu per tampak serupa kebimbangan bila
rahasianya bocor di luaran. Dita cemas hubungannya atas dr. Hadi didengar
orang tuanya lagi pakcik Ical pula lebih cemas lagi julukan bagusnya jadi cedera.
selanjutnya karna bablas telah saling terbuka kartu per, keduanya
yang mencoba biar saling mengisolasi mulut janganlah membuka rahasia ini malah
mendapatkan aturan tersendiri ialah atas membikin ikatan gelap satu serupa lain.
gagasan ini melating oleh pakcik Ical yang coba merayu Dita nyatanya diperoleh bagus
oleh Dita.

kecil cerita perjanjian juga berhasil, hanya kala
menjelang akad berjumpa di sesuatu lokasi di mana pakcik Ical bakal menjemput serta
membawa Dita ke sini, Dita walaupun memandang tidak terdapat salahnya menguji main-main
atas pakcik Ical tidak batal berdampung pula jantungnya. bengkak karna kolega kali
ini hubungannya tercantel dekat. Sekali meleset serta bocor dapat buruk hal
malunya. sedemikian itu pula durasi telah semobil di sisi pakcik Ical, luang asing malu
beliau atas pria yang aba sahabatnya ini.

lantaran pakcik Ical yang sesungguhnya pula serupa bengkak karna
kali ini yang dibawa ialah kawan dekat anak gadisnya, beliau nyaris tidak terdapat
suaranya serta akal-akalan sibuk membawa mobilnya alhasil Dita didiamkan demikian ini
jadi salah aksi menghadapinya. beritaseks. com tetapi durasi telah masuk kamar sini
serta membuka atas bersandar ngobrol dulu mendekat di kursi, di danau mulai ke luar
elastisitas pakcik Ical dalam bercumbu. Dita juga mulai akas serupa lazim pembawaannya
bila lagi menghadapi dr. Hadi. cantik aleman jinak-jinak merpati membikin sang pakcik
imbuh penasaran terangsang kepadanya. durasi itu atas sebati pakcik Ical
memintakan makan pada Dita tetapi ditolak karna lagi merasa kenyang.

�Aku meminta rokoknya pakcik.. Dita ingin ngerokok. � pinta Dita
selaku pengganti ajuan pakcik Ical.
�Oh ngerokok pula? bercakap-cakap terdapat, ayo pakcik yang pasangin. pakcik enggak
tahu kalau Dita pula ngerokok. �
�Cuma sekali-sekali saja, abis dag-dig-dug pergi serupa pakcik ke Sini. �
nyata Dita menunjukan kepolosannya.
�Kok serupa, pakcik pula luang bengkak durasi angkat Dita di mobil
mulanya, cemas kalau terdapat yang ngeliat. �
per serupa membenarkan apa yang dirasakan selagi dalam
ekspedisi. Dita mulai menggoda pakcik Ical.
�Masa udah bengkak duluan, kan belum apa-apa pakcik? � godanya
atas cantik.
�Oo yang itu benar belum, tetapi jantungnya yang bengkak. �
jawab pakcik Ical sehabis membakar satu batang rokok bikin Dita yang telah langsung
menganjurkan tangannya, tetapi lagi belum dikasihkan oleh pakcik Ical.
�Mana, tuturnya ingin pasangin bikin Dita? �
�Sebentar, sebelum ngerokok bibirnya pakcik musti mencucup dulu.. �

mengisolasi kalimatnya pakcik Ical langsung menyerobot bingkai Dita
memberinya satu kecupan bersemangat, didiamkan aja oleh Dita cuma sehabis itu beliau
mengerkah bingkai canggung aleman menumpukan kepalanya di dada pakcik Ical dengan
menyelang atas merokok yang telah diterimanya dari pakcik Ical. memandang ini pakcik Ical
kian berbuntut.

�Bajunya berair keringetan nih, pakcik bukain betul kendati enggak
kusut? � tuturnya memintakan tetapi dengan tangannya yang melekap dari belakang
mulai menguji melepaskan buah baju blus Dita.

Lagi-lagi Dita tidak menyangkal. atas gaya hirau tidak hirau
sibuk mengisap rokoknya, beliau membiarkan pakcik Ical beroperasi seorang diri justru dibantu
melempangkan duduknya biar kemejanya bisa diloloskan dari lengannya membikin beliau
bercokol memakai baju dalam aja. Dita benar telah terbiasa berpukas di
depan adam, jadi bebas aja sikapnya. tapi kala tangan pakcik Ical
menyambung membuka reitsleting belakang gaun jeans-nya serta dari danau bakal
melucutkan gaun selanjutnya celana dalamnya, anyar hingga di bokong Dita
menggelinjang aleman.

�Ngg.. masak saya ditelanjangin seorang diri, pakcik pula buka dulu
bajunya? �
�Iya, bercakap-cakap, pakcik pula buka blus pakcik.. �
lekas pakcik Ical melepaskan bajunya satu persatu sementara Dita
beralih duduknya ke sisi. berakhir atas cuma mencadangkan celana dalamnya,
beliau juga beranjak untuk melanjutkan usahanya melepaskan gaun Dita. kini anyar
dituruti tetapi pula serupa mencadangkan celana dalamnya. pasti aja pakcik Ical mengerti
kalau Dita lagi canggung, beliau tidak mewajibkan serta balik menarik Dita
bertumpu dalam dekapan di dadanya.

Di danau beliau mulai atas mengecup pipi Dita
dengan membelai-belai pinggang beranjak meremas halus per akar
bawah susu sang perempuan yang lagi tertutup kutangnya.
�Dita ramping betul pakcik? � pertanyaan Dita sekedar menyirnakan salah
aksi karna susunya mulai digerayangi pakcik Ical.

�Ah enggak, justru bodimu baik sekali Ta. � jawab pakcik Ical
memuji Dita apa terdapatnya karna benar badan perempuan ini amat berlekuk bagus
menggoda.
�Tapi pakcik kan senengnya serupa yang mantep, yang hari itu Dita
alot ceweknya montok sangat.. �
�Iya tetapi orangnya buruk, udah berumur. Abisnya enggak terdapat lagi
sih? Maunya nyari yang cakep kayak Dita gini. kalau ini anyar enak.. � memikat pakcik Ical
dengan kali ini menguji untuk membuka pengait bra Dita yang bertepatan terdapat
di bagian depan.
�Om sih ngerayu. Buktinya belon apa-apa udah bilang enak
duluan? �
�Justru karna benar-benar percaya sehingga pakcik berani bilang gitu. Coba saja
pikir, ngapain pakcik sampai berani ngajak Dita sedangkan jelas-jelas udah tahu temen
bagusnya Mifta, betul enggak? kalau enggak karena tahu bila lagi dapet enak
ditemenin wanita secakep Dita, pasti pakcik enggak bakal bedegong gini. Udah lamban pakcik
seneng ngeliat anda Di. �

Dita kena dipuji rayuan yang benar masuk akal ini kas
berDiar-Diar besar hati di wajahnya. wanita bila terbidik kelemahannya langsung
jadi ekonomis batin, lekas mandah aja beliau membiarkan kutangnya dilepas sekalian
memberi kedua susu telanjangnya yang berdimensi lagi membulat alot mulai
diremas tangan pakcik Ical.

�Emangnya, pakcik seneng serupa Dita dari bila? Kayaknya sih Dita
alot biasa-biasa saja? �
�Dari Dita mulai dateng-dateng ke rumah pakcik udah ketarik serupa
cantiknya, hanya masak musti memperlihatkan berterus terang?
setiap kali ngeliat rasanya gemeesss serupa anda.. � bIcalanya
mengatakan sedemikian itu dengan dengan cara tidak berencana memelintir puting susu di tangannya
membikin sang perempuan lagi-lagi menggelinjang aleman.

�Aaa.. gemes ingin diapain pakcik?! �
�Gemes ingin dipeluk-pelukin gini, dicium-ciumin gini, ataupun
pula diremes-remesin gini.. sshmmm.. � jawab pakcik Ical atas menampilkan
ilustrasi aturan beliau melekap akrab, mengecup pipi serta meremas susu Dita.
�Terusnya lagi pula? �
�Terusnya yang terakhir ininya.. Apa sih namaya ini? � pertanyaan
banyolan pakcik Ical yang sisi tangannya telah diturunkan ke selangkangan
Dita, langsung meremas busut faraj yang menggembung serta
merangsang itu.
�Itu bilangnya.. memek. � jawab Dita atas berpaling ke
belakang dengan mengerkah minim bingkai pakcik Ical. Bahasanya cabul tetapi pakcik Ical
justru suka mendengarnya.
�Iya, bila memek Dita ini dimasukin pakcik memiliki, bisa kan? �
�Dimasukin apa pakcik.. ? �
�Ini, apa betul bilangnya? � pertanyaan lagi pakcik Ical atas mengambil
sisi tangan Dita menaruh di jendulan penisnya.
�Aaa.. ini kan bilangnya ******.. Dimasukin ini ancaman, kalau
hamil justru ketauan banyak orang pakcik? � Dita berlagak akal-akalan cemas tetapi tangannya
justru memijit-mijit jendulan burung itu.
�Jangan ambil bahayanya, ambil enaknya saja. belakang pakcik beliin
gentel pencegah hamilnya. �
�Tapinya sakit enggak? � pertanyaan Dita dengan melenyapkan rokoknya
ke asbak.
�Kalo udah dicoba justru lezat. ayo anda alih ke lokasi tidur? �
pakcik Ical membujuk tetapi dengan membopong Dita alih ke lokasi tidur untuk masuk
di sesi permainan cinta.

 

Cerita Sex 2018
cerita dewasa 2018,cerita dewasa terupdate,cerita dewasa terbaru,cerita dewasa,cerita mesum 2018,cerita mesum terupdate,cerita mesum terbaru,cerita mesum, cerita sex 2018, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2018, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2018, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2018, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum,
Cerita Seks 2018

Di Sini Dita mulai memasrahkan diri ketika tubuhnya mulai
digeluti kecup cium dan raba gemas yang menaikan birahi nafsunya. Dita sudah
pernah begini dengan dr.Hadi, caranya hampir sama dan dia senang digeluti
laki-laki yang sudah berumur seperti ini. Karena mereka bukan hanya lebih
pengalaman tapi juga lebih teliti jika mengecapi tubuh perempuan, apalagi gadis
remaja seperti dia. Asyik rasanya menggeliat-geliat, merengek-rengek manja
diserbu rangsangan bernafsu yang bertubi-tubi di sekujur tubuhnya.
�Ahahhggg.. gellii Omm.. Sshh.. iihh.. Om sakit gitu..
sssh.. hnggg..�

Mengerang antara geli dan perih tapi dengan tertawa-tawa
senang, yang begini justru memancing si Om makin menjadi-jadi. Om Ical yang
nampaknya baru kali ini bergelut dengan seorang gadis remaja cantik tentu saja
terangsang hebat, hanya saja dia sayang untuk terburu-buru dan masih senang
untuk mengecapi sepuas-puasnya tubuh mulus indah yang dagingnya masih padat
kencang ini. Dari semula saja dia sudah nekat melupakan bagaimana status
hubungannya dengan Dita apalagi setelah dilanda nafsu tinggi seperti ini. Anak
gadis teman baiknya dan sekaligus sahabat anaknya ini begitu merangsang
gairahnya membuat dia jadi terlupa segala-galanya.

Dita yang sudah memberi celana dalamnya diloloskan jadi
telanjang bulat sudah rata seputar tubuhnya dijilati dengan rakus. Diberi
bagian susunya dihisap saja sudah membuat Om Ical buntu dalam asyik. Sibuk
mulutnya menyedot berpindah-pindah diantara kedua puncak bukit yang membulat
kenyal lagi pas besarnya itu, lebih-lebih waktu Dita di bagian terakhir
memberikan vaginanya dikecapi mulutnya. Jangan bilang lagi, seperti ******
kelaparan dia menyosor menjilat dan menyedot celah merangsang itu sampai tidak
peduli tingkatan kesopanan lagi.

Sahabat anak gadisnya yang biasanya hormat sopan kalau
datang ke rumahnya, sekarang santai saja menjambak rambutnya atau mendekap
kepalanya mempermainkan seperti bola kalau sosoran mulut rakusnya membuat geli
yang terlalu menyengat.

�Ssshh.. aahnggg.. geliii.. Omm..� Om Ical seru memuasi rasa
mulutnya yang tentu saja membuat Dita terangsang tinggi dalam tuntutan
birahinya, tapi begitu pun jalan pelepasan yang diberikan si Om betul-betul
memuaskan sekali. Pada gilirannya Om Ical merasa cukup dan menyambung untuk
mengecap nikmatnya jepitan ketat vagina muda si gadis, di ranjanglah baru
terasa asyiknya penis ayah sahabatnya.

Sewaktu partama dimasuki, Dita masih memejamkan mata, dia
baru tersadar ketika batang itu sudah setengah terendam di vaginanya. Agak
ketat sedikit rasanya. Membuka mata melirik ke bawah, dia langsung bisa
mengira-ngira seberapa besar batang itu. �Aahshh..� dia mengerang dengan
gemetar kerinduan nafsunya hanya saja tangannya mengerem pinggul Om Ical agar
tidak sekaligus tancap masuk. Meskipun tidak diutarakan Dita lewat kata-kata
tapi Om Ical mengerti maksudnya. Dia meredam sedikit emosinya dan menusuk
sambil membor penisnya lebih kalem.

Di situ batang penis ditahan terendam sebentar untuk membawa
dulu tubuhnya turun menghimpit Dita lalu dari situ dia berlanjut membor sambil
mulai memompa pelan naik turun pantatnya. Untuk beberapa saat masuknya batang
diterima Dita masih agak tegang, tapi ketika terasa mulai licin dan sudah mulai
bisa menyesuaikan dengan ukuran Om Ical. Dia pun mulai meresapi nikmatnya
batang Om Ical.

�Wihhh.. ennaak sekalii!� begitu ketat dan begitu mantap
gesekannya membuat Dita langsung terbuai dengan nikmat sanggama yang baru
dibukanya dengan batang kenikmatan Om Ical. Saking asyiknya kedua tangan dan
kakinya naik mencapit tubuh Om Ical seolah-olah menjaga agar kenikmatan ini
tidak dicabut lepas sementara dia sendiri mulai ikut aktif mengimbangi kocokan
penis dengan putaran vaginanya yang mengocok.

Disambut kehangatan begini Om Ical tambah bersemangat
memompa, semakin lebih terangsang dia karena Dita meskipun tidak bersuara tapi
gayanya hangat meliuk-liuk setengah histeris. Bergerak terus dengan tangan
menggaruk kepala Om Ical, kakinya yang membelit tidak ubahnya bagai akan
memanjat tubuh si Om.beritaseks.com Kelihatan repot sekali gerak sanggamanya
yang seperti tidak bisa diam itu, apalagi ketika menjelang sampai ke puncak
permainan, tambah tidak beraturan Dita menggeliat-geliat. Sementara itu si Om
yang sudah serius tegang juga hampir mencapai ejakulaDiya.
Beberapa saat kemudian keduanya tiba dalam orgasme secara
bersamaan. Dita yang mulai duluan dengan memperketat belitannya.

�Aduuhh.. ayyuhh.. Omm.. shh.. ahgh.. iyya.. duhh.. aahhh..
hgh.. aaahh.. aeh.. ahduhh.. sshhh Om.. hheehh.. mmhg.. ayoh.. Di..� saling
bertimpa kedua suara masing-masing mengajak untuk melepas seluruh kepuasan
dengan sentakan-sentakan erotis. Sama-sama mendapatkan kenikmatan dan kepuasan
dalam jumpa pertama ini, sehingga ketika mereda keduanya pun menutup dengan
saling mengecup mesra, gemas-gemas sayang tanda senangnya.
Begitu nafas mulai tenang, Dita memberi isyarat menolak
tubuh Om Ical meminta lepas, tapi sementara si Om berguling terlentang di
sebelah, dia sudah mengejar, memeluk dengan memegang batangnya dan merebahkan
kepalanya di dada Om Ical. Meremas-remas gemas sambil memandangi batang yang
masih mengkilap lengket itu.

�Bandel nihh.. maen nyodok aja?� komentar Dita sambil
menarik penis Om Ical.
�Abis kamunya juga bikin penasaran aja sih?� balas Om Ical
dengan tangannya merangkul leher bermain lagi di susu Dita.
�Om seneng ya sama aku?�
�Oo.. jelas suka sekali Sayaang.. Abis, kamu memang cantik,
memeknya juga enak sekali..� kali ini dagu Dita diangkat, bibirnya digigit
gemas oleh Om Ical.

Dita langsung berDiar bangga dengan pujian itu. Itu
pembukaan hubungan gelap mereka yang sejak itu berlangsung secara
sembunyi-sembunyi dengan jadwal rutin karena masing-masing seperti merasa
ketagihan satu sama lain. Om Ical jelas senang dengan teman kencan yang cantik
menggiurkan ini. Permainan selalu memilih tempat di sini di luar kota tapi
sekali pernah Dita mendapat pengalaman yang unik serta konyol di rumah Om Ical
sendiri.

Suatu hari Tante Vera sedang berbisnis ke luar kota ketika Dita
datang bertandang siang itu untuk menemui Mifta.beritaseks.com Kedua gadis itu
memang membuat janji akan jalan-jalan ke mall sore nanti tapi karena waktunya
masih jauh, Mifta mempergunakannya untuk keluar rumah sebentar. Om Ical yang
membuka pintu dan dia sendiri ketika melihat ada peluang yang baik langsung
memanfaatkannya, karena begitu Dita masuk sudah disambut dengan telunjuk di
bibir memaksudkan agar Dita tidak bersuara. Dita sempat heran tapi ketika
digandeng ke kamar Om Ical dia kaget juga, segera mengerti tujuannya.

�Iddihh Om nekat.. nanti ketauan Om.. Mifta memangnya ke
mana?� katanya tapi dengan nada berbisik panik.
�Sst tenang aja.. Kita aman, Mifta lagi pergi sebentar,
Tante lagi keluar kota sedang Hari lagi tidur..� jelas Om Ical. Hari adalah
adik laki-laki Mifta yang duduk di kelas III SMP. Masih ada seorang lagi adik Mifta
bernama Hendi yang duduk di kelas I SMA tapi dia tinggal dengan neneknya di
Malang.
�Iya tapi gimana kalo Mifta dateng Om?�
�Kan nggak ada yang tau kalau Dita udah di sini. Mereka
nggak bakalan berani masuk kamar Om. Acaramu kan Om denger masih nanti malem,
kita bikin sebentar di sini yaa?�
�Tapi Om.?�
�Udahlah di sini aja dulu, Om mau ke luar sebentar. Tuch
denger, kayaknya Hari udah bangun. Nih, Om tebus waktumu untuk jajan-jajan sama
Mifta nanti,� kata Om Ical langsung memotong protes Dita dengan mengulurkan
sejumlah uang yang cepat diambilnya dari dompetnya untuk membujuk Dita.
Setelah itu segera dia keluar kamar meninggalkan Dita yang
karena merasa sudah terjebak terpaksa tidak berani keluar takut kepergok Hari.

Cerita Sex 2018
cerita dewasa 2018,cerita dewasa terupdate,cerita dewasa terbaru,cerita dewasa,cerita mesum 2018,cerita mesum terupdate,cerita mesum terbaru,cerita mesum, cerita sex 2018, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2018, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2018, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2018, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum,
Cerita Seks 2018



Melirik uang yang digenggamnya sepeninggal Om Ical, hati Dita menjadi lunak
lagi karena si Om memang pintar mengambil hati dan selalu royal memberi jumlah
yang cukup menghibur. Meskipun begitu dia menguping dari balik pintu
mendengarkan situasi di luar dengan hati berdebar tegang.

�Pak, barusan kayaknya ada yang dateng kedengeran pintu
kebuka?� terdengar suara Hari menanyai ayahnya.
�Ah nggak ada siapa-siapa kok, barusan memang Bapak yang
buka pintu.�
Baru saja sampai percakapan ini, tiba-tiba terdengar suara
motor Mifta memasuki pekarangan. Tidak lama kemudian dia masuk ke rumah dan
terdengar menanyai adiknya.
�Har, barusan Mbak Dita Singgah ke sini nggak?�
�Nggak tau, aku juga baru bangun..�
�Oh ya? Padahal Mbak Mifta Singgah barusan ke rumahnya,
Mamahnya bilangnya ke sini?�
�Ya mungkin aja Dita tadi ke sini tapi ngira kamu nggak ada,
jadi pergi ke tempat lain dulu.� kali ini Om Ical ikut menimbrung pembIcalaan.
�Iya tapi aku ada janji sama dia nanti sore-sorean. �
�Oo.. kalo gitu paling-paling sebentar juga ke Sini.� putus Om
Ical menghibur anaknya.

Hening sebentar dan tidak lama kemudian terdengar suara Om Ical
memesan kedua anaknya agar jangan ada tamu atau telepon yang mengganggunya
karena dia beralasan agak tidak enak badan dan akan tidur siang. Sesaat setelah
itu dia pun masuk disambut Dita yang bersembunyi di balik pintu langsung
mencubit gemas lengannya tapi tidak bersuara, geli dengan sandiwara yang
barusan didengarnya.

Om Ical tersenyum dan menggayut pinggang Dita,
menggandengnya ke tempat tidur. Dita menurut karena tahu kalau menolak maka Om Ical
akan membujuknya terus, daripada berlama-lama lebih baik memberi saja agar
waktunya lebih cepat selesai. Langsung diikutinya ajakan Om Ical untuk membuka baju,
hanya saja masih bingung jika permainan telah usai.

�Tapi nanti aku ke luar dari Sininya gimana Om..?� tanyanya
sambil menyampirkan celana dalamnya sebagai kain penutup terakhirnya yang
dilepas.
�Gampang, Om pura-pura aja nyuruh mereka berdua keluar beli
makanan, di situ Dita bisa aman keluar dari Sini.�
�Ngg.. Om bisa aja akalnya..� Dita sedikit lega.
�Om kalo mikirin yang itu sih gampang. Sekarang yang Om
pikirin justru ngeluarin isinya barang ini yang enak gimana caranya.� timpal Om
Ical seraya mendekatkan tubuhnya yang sudah sama bertelanjang bulat dan
mengambil tangan Dita untuk diletakkan di batang penisnya yang masih
menggantung lemas.

Dita malu-malu manja tapi tangannya langsung menangkap
batang itu, menarik-narik, melocoknya dengan genggaman kedua tangannya sambil
memandangi benda itu.

�Yang enak tuh kayak apa sih?� godanya mulai bersikap
manja-manja genit.
�Yang enaknya.. ya jelas pake ini Di.� jawab Om Ical balas
menjulurkan tangannya meremas selangkangan Dita.
�Iddihh si OOm.. pengennya yang itu aja?� Dita pura-pura
jual mahal.
�Abisnya barang enak, jelas kepengen Di..� kata Om Ical
sambil mulai mengajak Dita berciuman.
Dita memang memberi bibirnya tapi dia masih kelihatan
setengah hati untuk balas melumat hangat, terlebih ketika akan diajak naik
tempat tidur dia seperti merasa berat.
�Nggak enak ah Om, sungkan aku itu tempat tidurnya Tante..�
katanya mengutarakan perasaannya yang tidak enak untuk bermain cinta di tempat
tidur keluarga itu. Om Ical rupanya bisa mengerti perasaan Dita, dia tidak
memaksa tapi menoleh sekeliling sebentar dan cepat saja menemukan cara yang
lain.
�Ya udah kalo gitu kita bikin sambil berdiri aja. Sini Om
yang atur, ya?� katanya sambil membawa Dita ke arah kaki tempat tidur dan
menyandarkan tubuh Dita di palang-palang besi tempat tidur itu.

Om Ical memakai tempat tidur mahal tapi model kuno yang
terbuat dari besi lengkap dengan tiang-tiang penyangga kelambunya. Di situ
pantat Dita disandarkan di pagar bawah tempat tidur yang tingginya pas
menyangga pantatnya, sedang kedua tangannya diatur Om Ical melingkar di
sepanjang besi melintang di antara dua tiang kelambu bagian kaki tempat tidur
yang tingginya setinggi punggung, sedemikian rupa sehingga tubuhnya tersandar
menggelantung di besi melintang itu hampir pada masing-masing ketiak Dita.

Suatu posisi yang unik untuk bersanggama dalam gaya berdiri karena setelah itu Om
Ical mengambil dua ikat pinggang terbuat dari kain, lalu mengikat masing-masing
lengan Dita pada besi melintang itu.
Dita menurut saja memandangi geli sambil menunggu apa yang
selanjutnya akan dilakukan Om Ical. Berikutnya barulah Om Ical mulai merangsang
dengan menciumi dan menggerayangi sekujur tubuh Dita dari mulai atas hingga ke
bawah. Berawal mengerjai kedua susu Dita dengan remasan dan kecap mulutnya dan
kemudian berakhir mengkonsentrasikan permainan mulut itu di selangkangannya,

membuat Dita yang semula setengah hati mulai naik terangsang. Malah terasa
cepat karena posisi kedua tangannya tidak bisa ikut membalas ini menimbulkan
daya rangsang yang luar biasa. Apalagi ketika mulut Om Ical mulai memberi rasa
geli-geli enak di vagina yang tidak bisa ditolak kepalanya kalau geli terlalu
menyengat.

Begitu tengah sedang asyik-asyiknya permainan pembukaan ini,
di teras depan Mifta terdengar mengalunkan suaranya berduet mengiringi Hari
dalam permainan gitarnya. Konyol memang buat Mifta, sahabat yang sedang
ditunggu-tunggu untuk janji pergi bersama, ternyata sudah sejak tadi ada di
dalam kamar rumahnya sendiri, sedang meliuk-liuk keenakan saat vaginanya
dikerjai mulut ayahnya, malah sudah tidak tahan rangsangan gelinya yang
menuntut untuk lebih terpuaskan lewat garukan mantap penis ayah Mifta sendiri.

�Ayyohh Om.. janggan lama-lama.. masukkin dulu Om punnyaa..�
bahkan rintih Dita sudah meminta Om Ical segera mulai bersenggama. Om Ical
tidak menunggu lebih lama. Dia segera bangun dan membawa penisnya yang setengah
menegang menempel di celah vagina Dita.
Membasahi dulu dengan ludahnya, menggosok-gosokan ujung
kepala bulatnya di klitoris Dita agar menjadi lebih kencang lagi,beritaseks.com
baru setelah itu mulai diusahakan masuk ke dalam lubang vagina di depannya. Dita
menyambut seolah tidak sabaran, menjinjitkan kakinya untuk mengangkangkan
pahanya selebar yang bisa dilakukannya tanpa bisa membantu dengan tangannya.

Dia terpaksa menunggu Om Ical bekerja sendiri menguakkan
bibir vagina dengan jari-jarinya agar bisa menyesapkan kepala penisnya terjepit
lebih dahulu, baru kemudian ditekan membor masuk. Meningkat kemudian lagu-lagu
cinta Mifta yang berduet dengan Hari mengalun romantis, ini senada dengan Dita
yang saat itu juga sedang merintih lirih, mengalunkan tembang nikmat ketika
vaginanya mulai disodok dan digesek ke luar masuk penis tegang Om Ical.
�Ngghh.. OOmm.. Sssh.. hhshh.. ngghdduuh.. sshsmm.. hdduhh Omm..
ennakk.. sshhh.. mmmh.. heehhs.. adduhh..� mengaduh-aduh rintih suaranya tapi
bukan kesakitan melainkan sedang larut dalam nikmat.

Kalau tadi Dita masih setengah hati untuk melayani nafsu Om Ical,
sekarang dia juga ikut merasa keenakan, karena bermain dalam variasi posisi
berdiri ini terasa santai dan mengasyikan sekali baginya. Tidak repot menahan
tubuhnya tetap berdiri karena bisa menggelantung dengan kedua lengannya, sambil
menerima tambahan enak tangan Om Ical yang meremas-remas kedua susunya,
memilin-milin geli putingnya, dia juga bisa ikut mengimbangi sodokan penis ini
dengan kocokan vaginanya.

Malah tidak berlama-lama lagi, ketika Om Ical sudah serius
tegang akan tiba dipuncaknya Dita pun mengisyaratkan tiba secara bersamaan.
�Aduuhh.. Omm.. ayoo.. sshh.. duh Dita mau keluarr.. sssh.. hhgh.. OOmm..�
desah Dita tertahan. �Aduhhssh.. Iya ayoo Di.. Om juga sama-samaa.. aahghh..�
segera mengejang Dita menyentak-nyentak ketika orgasme sinikuti Om Ical tiba di
ejakulasinya. Cerita Dewasa ini pun usai dengan kepuasan sebagaimana biasa yang
didapati keduanya setiap mengakhiri jumpa cinta mereka.

cerita seks 2018,cerita seks terupdate,cerita seksterbaru,cerita seks,cerita ngentot 2018,cerita ngentot terupdate,cerita ngentot terbaru,cerita ngentot, cerita sex 2018, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2018, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2018, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2018, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum,

Recent search terms:

  • Foto mesum terupdate 2018