Cerita Seks Dewasa dan cersex Ngentot Mama bertubuh Mulus Cantik

Posted on
Cersex Mama bertubuh Mulus Cantik Terbaru, Cerita Panas Dewasa, Cerita Mesum Seru Kali ini Diliput6 akanuh kisah incest anak main dengan ibu dengan judul Mama, Sosok Ibu Yang Mampu Memenuhi Hasrat Seksku Seperti Lelaki . Sebelum membaca silahkan siap tisu dulu, selamat menikmati.

Edited with Nokia Image Editor 2.6.15
www.fxxxb.com;

kelamin bergambar, cerita Sex dewasa, cerita mesum Ngentot, CERSEX PEMBANTU nakal YANG MENGINTIPKU kala MANDI� Sepeninggal Lastri, anda mencapai seorang pembantu anyar dari satu buah yayasan agen kapasitas aksi adalah seorang wanita berumur 23 tahun berjulukan Atun. Atun berbulu lurus sebahu, berperawakan lagi, berkulit sawo matang berdasarkan wajah yang manis, tinggi sekitar 160 cm, badan ramping berdasarkan berat badan sekitar 50 kg, berdasarkan buah dada yang besarnya lagi saja. Yang kurang lebih khusus dari penampilan Atun adalah matanya yang bagus berdasarkan lirikan-lirikan yang kiranya sedikit sebagai pembantu nakal.

Hari pertama kedatangannya, kala melaporkan diri, dia terlihat tidak banyak cakap, hanya saya memandang bila matanya selalu memandang bersama mematuhi celana saya pertama pada bagian abaimana. saya berasumsi, � akh, pembantu nakal nih� �. tampaknya Atun ini anyar menikah dua bulan setelah itu bersama karna desakan impian ekonomi kala ini lagi terpisah dari sang suami yang bekerja jadi TKI di Timur lagi.

sesudah beberapa hari bekerja pada anda, tampaknya Atun cukup aktif bersama dapat membereskan pekerjaannya berdasarkan acap. menaiki minggu kedua, saya mencapai gilirin aksi shift dari kantor, adalah shift ke 2, akhirnya saya harus mulai bekerja mulai dari jam 15: 00 sampai berdasarkan jam 23: 00.

Jadi bila berbelok telah larut malam, mayoritas isteri saya sudah tidur bersama bila dia tidur, dia ada kebiasaan tidur yang amat cindur mata bersama amat susah sekali untuk dibangunkan; bersama bila saya tersadar pada pagi hari, isteri sudah ambil kaki aksi, akhirnya mayoritas anda hanya berhubungan atas telephone saja atau dia menggariskan memo bersama menempelkannya di kulkas.

suatu malam sepulang aksi, Atun sebagai biasa membuka pintu bersama sesudah itu dia mayoritas mempersiapkan air panas untuk saya mandi. lagi saya lezat mandi bersama menggesek-gesek tubuh saya, saya membuntuti suatu dengung halus dibalik pintu kamar mandi, atas begana-begini tidak ingat saya tiba-tiba mengendap bersama memandu memandang dari antara yang ada dibawah pintu itu.

hah., saya kaget juga, karna disitu terlihat tetangganya dipintu mandi mandi. astaga, tampaknya saya lagi diintip, oleh siapa lagi apabila tidak Atun. saya konstan akal-akalan tidak ingat saja bersama mulai memasang lagak; saya mulai menggosok-gosokan sabun batangan batangan didapati ****** saya, meremas-remas jadi ****** saya pula mulai bangun bersama jadi keras, atas kemudian meng-kocok-kocok ****** saya, saya juga menguji untuk berkonsentrasi membuntuti suara dibelakang pintu itu. Dari situ bisa didengar desahan halus yang sedikit lebih keras dari helaan nafas.

Naah lo. rasain, bicara saya dalam arwah. apik mandi, saya langsung saja pergi berdasarkan mengenakan abah-abah yang dililitkan kebadan bagian bawah saya, ****** saya lagi dalam posisi menegang keras, jadi terlihat menjendul dari balik handuk. saya konstan begana-begini tidak ingat apa-apa bersama berjalan kearah belakang untuk menjauhi pakaian kotor.

pep.. balut.. aba mau emm.. makan, teguran Atun,

oh tidak Tun, sudah makan long angkat bikinkan kopi saja, jawab saya atas saya cermati wajah. tampaknya wajah Atun terlihat lesi berdasarkan tangan yang kurang lebih gemetaran.

eeh kamu kenapa Tun ,.. sakit yaa ?, pertanyaan saya
ah, tidak balut.. saya cuma sedikit gayang aja, jawab Atun
Iyaa Tun. saya juga sedikit gayang apa kamu bisa mijitin kepala saya

beb bis bisa balut, jawab Atun tergagap, dengan penuh kemudian mendobrak memandang kearah ****** saya yang menyembul. Sayapun masuk kekamar bersama ganti handuk berdasarkan sarung tanpa mengenakan celana dalam lagi, bersama tidak minim ingat amati isteri saya; sesudah saya cermati tampaknya isteri saya konstan tertidur berdasarkan pulasnya. Sayapun bertumpu disofa didepan televisi atas melamunkan mengharap Atun membawa kopi, yang sehabis itu ditaruhnya dimeja didepan saya.

Tun. angkat nyalakan tv-nya

Atun berjalan kearah televisi untuk sedetik, kala televisi sudah menyala saya bisa memandang bayangan tubuh Atun dari balik dasternya. astaga. dapat juga, terasa melawan di ****** saya, impian saya mulai menanjak.

Tun. angkat kecilkan sedikit suaranya, bicara saya, kala dia memandakkan suara televisi itu, atun sedikit mengendap untuk amat tv ini, langsung sih tampak berdasarkan jelas sekali, atun tampaknya tidak memakai BH bersama puting teteknya tampak menjendul knop yang memohon diputar.

lagi sedikit Tun. bicara saya mencari kerangka belakang untuk bisa memandang lebih jelas. Aduh, debaran di ****** saya pula bikin keras saja.

ayo.. Tun.. pijitin kepala saya bicara saya atas berdiri pada kursi. berdasarkan kurang lebih ragu, Atun mulai melekap kepala saya bersama mulai memijat-mijat kepala saya berdasarkan lembut.

nah.. gitu. anyar enak, bicara saya lagi, tapi film-nya mengapa tidak baik amat yaa
iya.. balut film-nya film dewasa.. tuturnya.

kamu mau amati film anyar, bicara saya atas langsung menuju danarah kearah lemari televisi untuk mengambil satu buah laser disk bersama langsung saja memasangnya, film itu dibintangi oleh kartika film bf, satu buah film model hardcore yang betul hot. Atun si pembantu nakal kembali memecal kepala saya atas melamunkan bagian film itu.

kala bagian pertama dimana aktornya mulai melakukan french kiss bersama mengenai ****** lawan mainnya, tangan Atun mengejang dikepala saya, bisa didengar dia menarik nafas jauh bersama pijatan tangannya bertambah keras. saya mengangkat kepala bersama memandang keatas kearah Atun; terlihat matanya bercokol pada bagian di abar-abar, bulir matanya kelihatan sebagai tertutup awan ceper, dia amat berkonsentrasi memandang bagian untuk bagian yang diperankan oleh kartika film itu.

sekitar sesuku jam sehabis itu, terasa pijatan dikepala saya berkurang, karna hanya satu tangannya saja yang dipakai untuk memecal kebalikannya sesudah saya tengok kebelakang tampaknya tangannya yang satu lagi terjepit diantara selangkangannya berdasarkan kelakuan menggesek-gesek. Desahan nafasnya jadi keras buru mencari. Atun si pembantu nakal terlihat ibarat orang lagi memperoleh trance bersama tidak bangun akan perbuatannya.

cerita kelamin bergambar, cerita Sex dewasa, cerita mesum Ngentot

 

cerita sex 2017, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2017, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2017, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2017, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum,
 
Sehari menjelang pertemuan di rumah Tante Astuti mama tanya sama aku, mau datang apa enggak karena malam hari dan takut hal-hal seperti dirumah Tante Ina yang lalu akan terulang. Karena bertepatan hari ulang tahun Tante Astuti aku sarankan hadir, masalah yang lalu kalau memang harus terjadi yach itung-itung rejeki, kataku sambil berkelakar.
5 Februari 2015 di rumah Tante Astuti suasana hingar-bingar. Maklum Tante Astuti seorang janda sukses dengan seorang putera yang masih kecil. Dalam acara hari ini Tante Astuti sengaja mendekorasi rumahnya dengan suasana diskotik. Dentuman musik keras, asap rokok dan bau minuman beralkohol menyemarakkan hari ulang tahunnya.
Setelah memberikan ucapan selamat dan mencicipi makan malam acara dilanjutkan dengan ajang melantai. Sebenarnya mama sudah berusaha untuk tidak beranjak dari tempat duduknya, namun permintaan Tante Susan agar mama bersedia berdansa dengan relasi Tante Susan jualah yang membuat mama bersedia bangkit. Tak tega aku melihat kekikukan mama apalagi relasi Tante Susan tampak berusaha untuk mencium mama, serta merta akupun berdiri dan permisi kepada relasi Tante Susan agar mama berdansa denganku.
Kujauhkan rasa sungkan, malu dan grogi. Kurengkuh pinggang mama sambil terus berdansa kuajak ke arah taman untuk istirahat minggir dari keramaian pesta. Dibangku taman bukan ketenangan yang kudapat, justru yang ada Tante Vita dan Tante Mitha dengan pasangannya asyik bercumbu mesra. Kepalang tanggung mau kembali ke pesta kasihan mama yang sudah cukup lelah selain tak enak sama mereka karena kalaupun kembali ke dalam harus melewati Tante Vitadan Tante Mitha.
Akhirnya mama memutuskan kami tetap dibangku taman sambil menunggu pesta usai. Supaya Tante Vitadan Tante Mitha tidak merasa jengah, mama memintaku untuk menciumnya. Awalnya hanya sekedar pipi dan sekilas bibir namun demi mendengar dengus nafsu Tante Yani, nafsu mudaku pun tak dapat kutahan. Tak hanya kecupan, justru pagutan yang lebih dominan dan tanpa sadar entah kapan mulainya, tangan ini sudah bergerilya di dalam baju mama, memeras, memilin dan �.. hingga teriakan nafsu Tante Mitha menyadarkan perbuatanku atas mama.
Bercampurlah rasa malu, bersalah dan entah �. pada diri ini, aku mengajak mama untuk segera pamit kepada tuan rumah meskipun Tante Astuti menyarankan kami menginap dirumahnya.
Sesampainya dirumah kutumpahkan rasa sesalku atas perbuatan tak senonohku pada mama. Lagi-lagi mama hanya tersenyum dan mengatakan tak apa-apa, wajar orang lupa dan khilaf apalagi suasana seperti di rumah Tante Vita yang serba bebas. Sambil iseng aku bertanya mengapa waktu itu mama tidak menolak. Kata mama supaya Tante Vitadan Tante Mitha tak terganggu apalagi waktu itu aku tampak bernafsu sekali. Oleh mama aku tak perlu memikirkan yang sudah-sudah dan sambil beranjak tidur mama masih sempat mencium pipiku.
Namun bagaimana aku bisa tak perlu memikirkan yang sudah-sudah sementara nafsu sudah bersimaharajalela. Karena tetap tak bisa tidur, dengan terpaksa tengah malam (+ 02.00 wib) kubangunkan mama. Dikamar tengah kucumbu mama, kucium, kupagut dan tangan ini tak terhalang bergentayangan disekujur tubuh mama. Namun tangan ini akhirnya berhenti sebelum sampai pada tujuan akhir, tempat yang teramat khusus.
Pagi harinya tak tampak kemarahan pada wajah mama, sambil sarapan pagi mama malah berkata kalau aku mewarisi sifat-sifat papa yang nakal tanpa menegur kelakuanku tadi malam. Bahkan mama geleng-geleng kepala ketika aku pamit berangkat sekolah kucium bibirnya didepan pintu.
4 April 2015 genap sudah 18 tahun usiaku, hari itu terasa lama sekali menunggu sore. Hari itu aku menunggu-nunggu hadiah ulang tahun spesial yang telah dijanjikan mama. Dua hari yang lalu, aku ditanya mama ingin hadiah apa untuk merayakan hari ulang tahunku. Sudah cukup banyak hadiah ulang tahun yang aku punya seperti : motor atau komputer. Akhirnya aku katakan pada mama, kalau mama tidak keberatan aku mau mama. Sekilas mama terdiam, ada perasaan tidak percaya atau tidak dapat menerima permintaanku. Aku dikira bercanda lagi dan mama bertanya sebenarnya aku mau hadiah apa, aku bilang pada mama kalau aku tidak bercanda kalau aku mau mama.
Dua hari mama terdiam, dua hari kami tidak bertegur sapa. Aku kira mama marah atas permintaanku terdahulu. Pagi hari tadi setelah sarapan aku minta maaf pada mama atas permintaanku dua hari yang lalu dan sekaligus aku bermaksud menarik permintaanku.
Namun mama berkata lain, bahwa permintaanku dua hari yang lalu akan mama penuhi. Aku nanti malam diminta tidak mengundang teman-temanku dan aku juga diminta untuk mempersiapkan diri. Timbul dihatiku rasa senang, cemas, grogi, bahagia dan entah�. Spontan kucium mama, kucium pipinya, kucium bibirnya dan kucium matanya serta kupeluk erat.
Selepas pulang kerja tadi sore mama tidak keluar dari kamarnya. Baru tepat pukul 21.30 wib bersamaan dengan selesainya acara Dunia Dalam Berita di TVRI mama memanggilku untuk ke kamarnya. Dengan gemuruh hati yang berdetak keras kuhampiri kamarnya dan kudapati mama di depan pintu dengan tubuhnya terbalut kain sprei. Sambil tersenyum manis mama mencium bibirku dan mulai melepas satu-persatu pakaian yang kukenakan. Tak kudapati wajah keterpaksaan pada mama, bahkan dengan serta merta tangan mama meraba dan mengelus dengan lembut ketika pakaian yang kukenakan tinggal celana dalam saja.
Dengan nafsu dan gairah yang menggelegak kuserang mama. Kucium, kupeluk, kucumbu dan dengan kekuatan prima kuakhiri perjakaku yang disambut mama dengan belitan yang memabukkan, yang menuntuk terus dan selalu terus, entah berapa kali malam itu birahi kutuntaskan.
Ada terbersit rasa bangga, puas dan plong ketika kutemukan mama tertidur pulas dengan bertelanjang dalam pelukanku. Kucium keningnya, namun ketika aku akan bangun mama menahanku dan dengan kelihaiannya mampu membangkitkan lagi gairah birahiku. Dan pagi hari itupun menjadi pagi yang teramat indah. Sebelum aku meninggalkan kamarnya mama mencium pipi dan bibirku sekilas sambil mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku.
Entah mengapa dengan mama aku bisa begitu bergairah, semenjak kejadian di rumah Tante Vitadi Yogyakarta yang lalu setiap memandang mama selalu timbul birahiku. Di sekolah tak kurang gadis sebaya yang lebih cantik yang tak menolak aku pacari, namun justru dengan mama birahiku timbul. Tapi harus diakui meskipun mama sudah cukup umur namun memang masih cantik, putih, tinggi, sintal, supel, luwes, berisi dan semenjak itu, hampir tiada batas penghalang antara aku dan mama.
Dimana tempat dan dimana waktu, kalau aku mau mama selalu memenuhi. Dengan mama birahiku tak padam-padam. Setiap acara teman-teman mama selalu menjadi acara luar kota yang sangat mengasyikan dan menjadi acara favorit yang selalu aku tunggu-tunggu.
Sungguh permainan ranjang mama menjadi suatu candu hidupku, sore hari, sebelum tidur, sebelum belajar bahkan sebelum berangkat sekolah pun mama selalu siap. Dengan lemah-lembut, keayuan, kepasrahan, dan naluri keibuannya mama memenuhi hasratku sebagai lelaki.
Hingga kini, ketika istriku tengah mengandung anakku yang ketiga, dimana istri sedang tidak laik pakai, kembali mama sebagai penyelamat saluran nafsuku dan entah sampai kapan lagi kami masih harus begini. END by � diliput Terbaru, Cerita Panas Dewasa, Cerita Mesum Seru �
 
cerita sex 2017, cerita sex terbaru, cerita sex terupdate, cerita sex, cerita seks 2017, cerita seks terupdate, cerita seks terbaru, cerita seks, cerita dewasa 2017, cerita dewasa terupdate, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2017, cerita mesum terupdate, cerita mesum terbaru, cerita mesum,