Cersex Cerita Sex dan abg mesum Perawatan Extra Suster Anna

Posted on

 Cersex Cerita Sex dan abg mesum Perawatan Extra Suster Anna

Cersex cerita Sex, cerita berumur, cerita Ngentot, cerita mesum, Cerisex teranyar 2015 � cerita Sex: pemeliharaan Extra biarawati Anna � sesuatu siang lagi berlangsung ketegangan, ngga� nyata siapa rival siapa� ketika itu saya berjalan atas mobil BMW M50ku seorang diri serta lagi enak dengerin radio Suara Surabaya� acuh tak acuh aja ketika melalui cakak itu dengan sedikit berpaling ke arah seseorang pria yang lagi dikeroyok 4 orang lawannya� beliau dikejar mati-matian serta menguji menerobos gerombolan pemirsa untuk mencari aman.
Terbelalak mataku bengitu siuman siapa adam yang lagi dikerjar tersebut� nyatanya beliau abang temanku� namanya Anton. Yang ngga� nyata mengapa beliau terdapat di situ serta dikeroyok, tetapi saya telah tidak luang berasumsi lebih jauh� lekas aja saya pinggirkan kendaraanku serta saya turun untuk membantunya.

saya anjur 2 orang yang lagi memukulnya karna Anton telah jatuh mengendap serta dihajar berempat� kini Anton mengurus dua orang serta saya dua orang� benar lagi tidak seiimbang� dalam perkelahianku saya sukses membekuk satu dari lawanku serta saya apit kepalanya atas tangan kiriku lagi tangan kananku saya pakailah untuk menghajarnya�
sementara saya mencoba memakai kakiku untuk melawna yang satunya lagi� saya tidak luang amati apa yang dijalani Anton� durasi seolah telah tidak bisa dihitung lagi begitu cepatnya hingga keadaan terakhir yang lagi saya ingat ialah saya merasakan melilit di pinggang kanan belakangku� serta ketika kutengok nyatanya saya ditusuk atas sebilah badik dari belakang oleh tidak tahu siapa� dengan menahan sakit saya menghindarkan jepitanku pada korbanku serta mencoba melaksanakan depakan memutar� sasaranku ialah rival yang di depanku. akan tetapi pada ketika melaksanakan depakan memutar dengan melayang�
sontak saya memandang buaian stcik soft ball ke arah kakiku yang terjulur� ngga� maaf lagi saya jatuh terjerembab serta batal melancarkan depan mautku� sesampainya saya di tanah atas kira-kira tengkurap saya merasakan bogem mentah bertubi-tubi� boleh jadi lebih dari 3 orang yang menghajarku. Terakir kali kuingat saya merasakan sebagian kali cocok hingga akibatnya saya siuman telah terletak di rumah sakit.
saya tidak nyata terletak di rumah sakit mana yang tentu bising sekali serta ruangannya panas� dalam ruangan itu terdapat sebagian ranjang� pada ketika saya mencoba untuk memandang bagian bawahku yang terluka saya lagi merasakan sakit pada bagian perutku serta kaki kananku serasa mengerinyau serta sedikit imun (mati rasa) � saya coba untuk membawa kakiku nyatanya berat sekali serta kelu. setelah itu saya paksakan untuk tidur�
petang itu saya dijenguk oleh Dian adik Anton� Dian ini kawan kuliahku� beliau hadir bersama-sama atas Mita adiknya yang di SMA� tuturnya habis melawat Anton serta Anton terdapat di bilik sebelah�
� Makasih betul Joss� kalau ngga� terdapat anda kali Anton sudah� � tuturnya dengan melimpahkan air mata�
� Sudahlah� segala ini telah berlalu� tetapi kalau bisa saya tahu mengapa Anton sampai dikeroyok gitu? � tanyaku penasaran. �
lazim gawa-gara cewek� mereka memprovokasi wanita Airlangga serta cowoknya marah sebab itu dikeroyok� memang sich enggak segala yang ngeroyok itu anak Airlangga beberapa bertepatan kompetitor Anton dari SMA, sialnya Anton aja bertemu lagi serta suasananya kaya� gitu� jadi dech di dihajar rame-rame� jawab Mita.
�Kak Jossy yang jejas apanya aja? � pertanyaan Mita.
�Tau nih� rasanya ngga� pasti � jawabku� � amati saja sendiri� soalnya saya ngga� dapat debar banyak� anda ambil selimutnya sekaligus saya pula mo tahu � lanjutku pada Mita.
�Permisi betul Kak� tutur Mita langsung dengan membuka selimutku (cuma diangkat aja).
sedetik beliau pandangi luka-lukaku serta boleh jadi karna melimpah jejas alhasil beliau sampai melamun gitu� serta tepat saya amati pinggangku diikat sampai bokong serta lagi masuk oleh darah� di bawahnya lagi saya melihat�. betul maaf pantes ni anak kaspe bengong� meriamku tidak terbungkus apa-apa serta yang seremnya kepalanya yang besar terlihat menarik sekali� serupa perkedel. sedetik setelah itu saya lagi luang memandang kaki kananku digips� boleh jadi patah kena stick soft ball.
Mita mengisolasi balik gebar mulanya serta Dian tidak luang melhat lukaku karna beliau sibuk nangis� hatinya benar lemah� barangkali beliau muram asli.
�Mita sini saya mo bilangin anda � kataku�
Mitapun membungkuk melekapkan telinganya ke mulutku.
�Jangan bilang serupa Dian pertanyaan apa yang anda amati barusan� anda senang ngga�? � kataku berbisik.
�Serem � bisiknya bales.
� Dian� anda janganlah amati lukaku� belakang anda kian ngga� tangguh lagi nahan nangis� � kataku.
� tetapi setidaknya tidak saya mo tau� bisa saya jamah? � tanyanya�
� Silahkan� perlahan ya� lagi belum kering lukanya. � jawabku.
Dian juga memuatkan tangannya ke kembali selimut� serta mulai menyentuh dari dada� ke perut� di danau beliau merasakan terdapat balutan� digesernya ke kanan kiri� lalu ke anak buah dikit�
� kenapa perbannya sampai gini� lukanya kaya� apa? �
� astaga saya seorang diri belum jelas� � saya jawab pertanyaan Dian.
Turun lagi tangannya ke bokong kanan� kena kulitku� lalu ke tengah� kena meriamku� beliau jamah sebelah menggenggam� untuk memastikan apa yang teraba tangannya� tertarik tercabut serta beliau menarik tangannya sedikit dengan melepaskan pengangannya pada meriamku�
�Sorry� ngga� tau�. �
� Ngga� apa-apa kok� justru lezat kalau sekaligus dipijitin� soalnya badanku sakit semua� � kataku bandel.
�Nah�. Kak Dian pegang anunya Kak Joss betul? � memprovokasi Mita� Merah muka Dian ditembak gitu.
Dian lalu aja menyentuh sampai pada kaki kananku serta beliau mendapatkan gips� � Lho� kenapa digips? �
� bercakap-cakap patah tulangnya kali � jawabku asal untuk meredakan pikirannya�
Dian beres merabaiku� tetapi kelihatan sekali beliau lagi kepikiran pertanyaan gesekan pada bedil pekatu tadi� serta sesekali matanya lagi melihat ke sekeliling meriamku� lagi saya pula lagi menikmati serta menggambarkan balik insiden barusan� Flash back lah.
Tanpa siuman sontak meriamku meradang serta mulai bangkit alhasil kelihatan pada gebar pipih kalau terdapat suatu kemajuan di situ.
�Kak Joss� anunya bangkit � kisik Dian padaku dengan beliau ambil gebar lain untuk menutupnya� tetapi tangannya berakhir serta bungkam di atasnya� �
�Supaya Mita ngga� ngelihat � bisiknya lagi. saya cuman dapat mengangguk� saya siuman pucuk penisku lagi bisa mencapai telapaknya� saya coba kejang-kejangkan penisku serta Dian serupa merasa dicolek-coleh tangannya. �Mit� anda berpamitan minta diri serupa abang Anton dech� anda membegari lagi berbalik serta kendati mereka istirahat� � tutur Dian� serta Mitapun berjalan pergi ruangan� � �Kak Joss�. bandel sekali anunya betul � kisik Dian� saya meladeni atas kecupan di pipinya.
�Dian� tolongin donk� diurut-urut itunya� kendati kurang ingat sakitnya� � pintaku�
�Iya dech� � jawab Dian langsung memecal meriamku� dari luar selimut� kendati ngga� nyolok atas penderita lain� meskipun antara ranjang terdapat penyekatnya�
�Ian� dari dalem saja langsung� kendati cepetan�. � pintaku karna merasa tanggung serta waktunya berhimpit sekali beliau mo berbalik., Dian membuntuti permintaanku atas mengontrol sekeliling lebih dulu� lalu tangannya dimasukkan dalam selimutku langsung meremas meriamku� dielusnya batangku serta sesekali bijinya� dikocoknya� halus sekali� astaga abnormal rasanya� lamban pula Dian memainkan meriamku� sampai saya ngga� kuat lagi serta crrooottt�.. crot�. ccrrroooo.. tttt�. sebagian kali keluar�
sontak Mita hadir serta lekas Dian anjur tangannya dari kembali selimut� sedikt kena spermaku telapak tangan Dian� beliau goserkan pada segi ranjang untuk mengelapnya�
� telah Kak Joss� saya serupa Mita mo pulang�. � berpamitan minta diri Dian� � telah pergi khan� � bisiknya pada telingaku� cup� pipiku diciumnya� � Cepet sembuhnya� akan datang saya toleh lagi � beliau berencana menciumku untuk mengecoh bisikannya yang terakhir.
�Eh� kalau dapat bilangin susternya saya meminta alih kategori satu donk� di sini beringsang � pintaku pada mereka.

Merekapun pergi kamar serta mengayunkan tangan� satu jam setelah itu saya dipindahkan ke lokasi yang lebih bagus� terdapat ACnya serta ranjangnya terdapat dua. tetapi ranjang sisi kosong. Posisi kamarku kira-kira jauh dari pos jaga biarawati perawat� itu saya tahu ketika saya didorong atas ranjang berjantera.
�Habis gini mandi betul � tutur biarawati juru rawat sesudah mendorongku�
tidak lamban setelah itu beliau telah kembali atas baldi serta lap handuk� beliau menaruh baldi itu di meja minim sisi ranjangku serta mulai menyingkapkan selimutku bersama melipatnya dekat kakiku. terbuka telah semua tubuhku� tepat beliau amati sekita meriamku kaget dia� terdapat dua keadaan yang mengagetkannya�
Yang pertama ialah skala bedil pekatu bersama kepalanya yang di luar normal� besar sekali� serta yang kedua terdapat perolehan kerjaan Dian� spermaku lagi acak-acakan tanpa luang dibersihkan� meskipun beberapa melekat di selimut� tetapi bekasnya yang meringkai di badanku lagi nyata kelihatan.
�Kok� kayaknya habis orgasme betul? � tanyanya. kemudian tanpa menunggu aju jawab beliau ambil wash lap serta sabun�
�Sus� janganlah pake wash lap� geli� aku ngga� lazim � kataku.
biarawati itu mulai atas tanganku� dibasuh serta disabunnya� usapannya halus sekali� dengan dimandiin saya pandangi wajahnya� dadanya� cukup besar kalau saya lihat� orangnya kira-kira putih� tangannya halus. beres atas yang kiri kini ganti tangan kananku� serta berikutnya ke gala serta dadaku� lalu diusapnya� sapuan telapak tangannya halus saya rasakan serta akupun mengatupkan mata untuk lebih menikmati sentuhannya.
sampai pula akibatnya pada meriamku� dipegangnya atas lembut�. ditambah sabun� digosok batangnya� bijinya� balik ke batangnya� serta saya ngga� tangguh untuk menahan agar konsisten lemas� akibatnya berdiri juga� pertama sebelah pancang berangsur-angsur pula akibatnya penuh� keras�. beliau bersihkan pula sekeliling kepala meriamku dengan berbicara lembut
�Ini kepalanya besar sekali� anyar kali ini aku amati kaya� gini besarnya�
�Sus� lezat dimandiin gini� � kataku memancing.
beliau bungkam aja tetapi yang nyata beliau mulai menggojlok serta memainkan batangku� kaya�nya beliau senang atas ukurannya yang menakjubkan�
�Enak Mas� kalau diginikan? � tanyanya atas kerlingan bandel.
�Ssshh� bercakap-cakap terusin betul Sus� sampai keluar� � kataku dengan menahan rasa nikmat yang ngga� ketulungan� tangan kirinnya mengambil air serta mengincah meriamku� setelah itu disekanya atas tangan kanannya� mengapa kenapa diseka pikirku� tetapi saya bungkam saja� membuntuti apa yang ingin beliau lakukan� modalnya janganlah berakhir sampai sini aja� puyeng nanti�
beliau dekatkan kepalanya� serta dijulurkan lidahnya� kepala meriamku dijilatnya perlahan� serta lidahnya memutari kepala meriamku� sejuta rasanya� wow� lezat sekali� kemudian dikulumnya meriamku� saya amati mulutnya sampai kancap rasanya serta belum seberinda karam dalam mulutnya yang mungil� bibirnya yang pipih terayun pergi masuk ketika menghisap maju berkurang.
lamban pula saya diisep biarawati jaga ini� sampai akibatnya saya ngga� kuat lagi serta crooott�. crooott� nikmat sekali. Spermaku curah dalam gerong mulutnya serta ditelannya habis� sisa pada pucuk meriamkupun dijilat bersama dihisapnya habis�
�Sudah kini dilanjutkan mandinya ya� � tutur biarawati itu serta beliau meneruskan membasuh kaki kiriku sehabis sebelumnya membasuh bersih meriamku� badanku dibaliknya� serta dimandikan juga segi belakang badanku.
beres kegiatan mandi�.
�Nanti malam aku ke sini lagi belakang aku temenin� � tuturnya dengan membereskan barang-barangnya. terakhir sebelum pergi kamar beliau luang menciumku� tepat di bibir� hangat sekali�
�Nanti malam aku kasih yang lebih hebat � sedemikian itu tuturnya.
Akupun mencoba untuk tidur� nikmat sekali petang ini dua kali keluar� dibantu dua wanita yang berbeda� ini boleh jadi ganjaran dari membantu teman� gitu hiburku dalam hati� dengan memenungkan apa yang bakal kudapat malam belakang akupun tertidur cendera sekali.
sontak saya dibangunkan oleh biarawati yang mulanya lagi� tetapi saya belum luang menyanyakan namanya� anyar sehabis beliau mo pergi kamar beres menaruh makananku serta membangunkanku� namanya Anna. aturan beliau membangunkanku cukup aneh� rasanya biarawati di mana saja tidak bakal melaksanakan atas aturan ini� beliau remas-remas meriamku� dengan digosoknya halus sampai saya bangkit dari tidurku.
Langsung saya selesaikan makanku atas sulit payah� akibatnya beres juga� kemudian saya tekan bel� serta tidak lamban setelah itu hadir biarawati yang lain� saya meminta beliau nyalakan TV di berdasarkan serta mengakat makananku.
saya nonton acara-acara TV yang menjemukan serta pula segala informasi yang ditayangkan� tanpa kontemplasi sedikitpun.
sekeliling jam 9 malam biarawati Wiwik hadir untuk memulihkan lukaku serta menukar perban� pada ketika beliau memandang meriamkupun beliau takjub�
�Ngga� salah apa yang diomongkan temen-temen di bilik jaga � begitu komentarnya.
�Kenapa Sus? � tanyaku ngga� nyata.
�Oo� itu mulanya teman-teman bilang kalau penderita yang dirawat di kamar 26 itu kepalanya besar sekali. � jawabnya.
sehabis beres atas memulihkan lukaku serta beliau bakal tinggalkan ruangan� sebelum membetulkan selimutku beliau sempatkan mengelus kepala meriamku�
� Hmmm� gimana betul rasanya? � gumamnya pertanyaan memohon balasan.
serta akupun cuma senyum aja. astaga biarawati di sini abnormal segala betul pikirku� soalnya saya anyar ingat dua orang serta dua-duanya senang serupa meriamku� minimum tertarik� serta lagian terdapat advertensi bebas di bilik jaga biarawati kalau terdapat penderita atas kepala bedil pekatu hebat besar� advertensi yang menguntungkan� hendaknya terdapat yang terjebak mau mencoba� selagi saya lagi dirawat di sini.
Jam 10an kurang lebih saya mulai tertidur� saya mimpi bagus sekali dalam tidurku� karna sebelum tidur mulanya otakku luang berasumsi mencodak. saya merasakan hangat sekali pada bagian selangkanganku� persisnya pada bagian meriamku� sampai saya tersadar ternyata� biarawati Anna lagi menghisap meriamku� kali ini tidak tahu jam berapa? atas bermalasan saya nikmat lalu hisapannya� serta saya mulai turut aktif atas menyentuh dadanya� sesuatu tempat yang saya kira setidaknya dekat atas jangkauanku. saya buka kanding atasnya dua kancing� saya mencopet dadanya di kembali BH putihnya� saya dapati sebongkah daging hangat yang kenyal� kuselusuri� dengan memijit-mijit minim.. sampai pula pada putingnya� saya pintal putingnya� serta Sus Annapun mendesah� tidak tahu berapa lamban saya dihisap serta saya merabai Sus Anna� sampai beliau meminta
�Mas� lagi sakit ngga� badannya? �
� mengapa Sus? � tanyaku bimbang.
�Enggak kok� telah agak enakan� � serta tanpa menanggapi diapun melucutkan CDnya� dimasukkan dalam kantong blus dinasnya.
kemudian beliau izin padaku serta mulai mengangkangkan kakinya di berdasarkan meriamku� serta bless� beliau masukkan batangku pada lobangnya yang hangat serta telah berair sekali� diapun mulai melambai-lambaikan perlahan� pertama atas aksi naik turun�lalu disusul atas aksi memutar� wah� biarawati ini rupanya telah prof banget� lobangnya saya rasakan lagi amat sempit� sebab itu beliau pula cuma berani debar perlahan� boleh jadi pula karna saya lagi sakit� serta memiliki melimpah jejas anyar.
lamban sekali permainan itu serta benar beliau ngga� ganti posisi� karna posisi yang membolehkan cuma satu posisi� saya tidur di bawah serta beliau di atasku. sampai ketika itu belum terdapat tanda-tanda saya bakal keluar� tetapi kalau tidak salah beliau luang menegang sekali mulanya dipertengahan serta lesu sesaat kemudian mulai melambai-lambaikan lagi� sampai sontak pintu kamarku dibuka dari luar� serta seseorang biarawati masuk atas tiba-tiba�
terkejut sekali kita berdua� karna tidak terdapat latar belakang lain� nyata sekali anda lagi main� mana posisinya� mana blus biro biarawati Anna terbuka sampai perutnya serta BHnya pula telah kelepas serta terbaring di dek. nyatanya yang masuk biarawati Wiwik� beliau langsung merapati serta bilang
�Teruskan aja An� saya cuman ingin ikutan� selagi antap �
biarawati Wiwikpun mengelus dadaku� beliau ciumin saya atas lembut� saya membalasnya atas meremas dadanya� beliau bungkam saja� saya buka kancingnya� lalu langsung saya loloskan busana dinasnya� saya buka sekaligus BHnya yang berenda� pipih serta merangsang� berbalik sekali kelihatan pada ketika BH itu merdeka dari badannya� dada itu bergegar dikit� terlihat kalau lagi amat kencang� bercokol CD kecil yang digunakannya.
biarawati Anna lagi aja atas aksinya naik turun serta terkadang berputar� saya lhat aja dadanya yang bergerak dampak gerakannya yang mulai liar� lidah biarawati Wiwik mulai menaiki gerong mulutku serta kuhisap pucuk lidahnya yang meluncur itu� tangan kiriku mulai merabai sekeliling selangkangan biarawati Wiwik dari luar� berair telah CDnya� ayal saya membuka ke samping� serta kudapat dasaran bulu lembut melingkupi gohong kenikmatannya� kuelus perlahan� anyar setelah itu sedikit kutekan� bertemu telah saya pada clitsnya� kira-kira ke belakang saya rasakan kian menegang.
teraba olehku setelah itu gohong nikmat tersebut� kuelus dua tiga kali sebelum akibatnya saya masukkan jariku ke dalamnya. Kucoba memuatkan sedalam boleh jadi jemari telunjukku� setelah itu disusul oleh jemari tengahku� saya pusing jari-jariku di dalamnya� anyar kukocok pergi masuk� dengan jempolku memainkan clitsnya.
beliau mendesar ringan� sementara biarawati Anna rebahan karna capek di dadaku atas pinggulnya tidak hentinya melambai-lambaikan kanan serta kiri� biarawati Wiwik menyibak rambut jauh biarawati Anna serta mulai menciumi punggung terbuka itu� biarawati Anna kian mengerang� mengerang�. serta mengerang�. hingga pada erangan jauh yang melambangkan beliau bakal orgasme� serta kian keras gegaran pinggulnya� sementara saya menguji mengimbangi atas aksi yang lebih keras dari sebelumnya� karna dari mulanya saya tidak bisa amat bergoyang� cemas lukaku sakit.
biarawati Anna mengerang�. jauh sekali serupa orang lagi kesakitan� tetapi pula mendekati orang kepedasan� mencicik di antara erangannya� beliau telah sampe� rupanya� dan� beliau kuat dulu sementara� anyar dicabutnya perlahan� kini aplusan biarawati Wiwik� dilapnya dulu� meriamku dikeringkan� anyar beliau mulai menaikiku� batin� minim asuh suster-suster ini saya digilirnya� serta belakang saya pula harus lagi melunasi dana rawat� gila� lezat di dia� tapi�.. lezat pula beliau saya kok� begitu pikiranku� ach� era bodo�. modalnya senang! !! begitu tutur advertensi.
kala biarawati Wiwik sudah menaiki posisinya� kulihat biarawati Anna membersihkan gohong kenikmatannya atas tissue yang diambilnya dari meja minim di sampingku. biarawati Wiwik seolah mengendarai kuda� beliau ayun maju mundur� perlahan-lahan tetapi kancap kepastian� kian lamban kian lekas iramanya� sementara tanganku keduanya enak memijit-mijit dadanya yang melembung indah� alot sekali rasanya� cukup besar ukurannya serta lebih besar dari biarawati Anna punya� yang ini ngga� minim dari 36� kelihatannya cup C� karna afdal serta tanganku seolah ngga� cukup menggenggamnya.
Sesekali kumainkan putingnya yang mulai mengeras� beliau mendesis� cuma itu balasan yang pergi dari mulutnya� desisan itu benar aleman kurasakan� sementara biarawati Anna sudah beres atas mesterilkan gohong hangatnya� setelah itu beliau mulai lagi mengelus-elus tubuh bugil biarawati Wiwik serta tuga memainkan rambutku� mengusapnya�
setelah itu karna telah cukup pemanasannya� beliau mulai menaiki ranjang lagi� dikangkangkannya kakinya yang tahapan di berdasarkan kepalaku� sebelah bertinggung gayanya ketika itu atas berkunjung dinding di berdasarkan kepalaku� serta kedua tangannya bergandengan pada bagian kepala ranjangku. Mulai disorongkannya liangnya yang sudah kering ke mulutku� atas lekas saya julurkan lidahku�. saya gamit sekali dulu serta saya anjur nafas�. hhhmmmm�� mesti eksklusif gohong senggama�. kujilat liangnya atas lidahku yang benar kondang panjang� kumainkan lidahku� mereka empat mata memekik berbarengan terkadang bersahutan�
saya mau tahu kini ini jam berapa? janganlah sampai erangan mereka merisaukan penderita lain� karna saya mendengarnya cukup keras� saya toleh ke dinding� kosong ngga� terdapat jam dinding� saya amati keluar� kearah pintu� mataku terbelalak� terkejut� shock� amat terkejut aku� baur saya perhatikan� di antara pintu saya memandang seikat binar mengkilap� dengan lalu melambai-lambaikan biarawati Wiwik� meninggalkan gejolak pada biarawati Anna� saya kontemplasi sejenak pada apa yang terdapat di belakang pintu� ternyata� pintupun terbuka� kian abnormal saya kian kaget� serta deg� jantungku tertarik tercabut sesaat� kemudian lega� tapi� yang dateng ini dua temen biarawati yang lagi kupuaskan ini� kaya�nya kalau marah sich ngga� bakalan.. mereka barangkali sudah cukup lamban memandang segmen kita bertiga� jadi arti kedatangannya cuma dua kemungkinan� mo nonton dari dekat ataupun ikutan� ternyata�.
�Wah� wah� wah� giat sekali kamu bekerja� sampai malem gini lagi sibuk ngurus pasien� � begitu tutur salah seseorang dari mereka�
�Mari kita angkat � begitu jawab yang lainnya yang bertubuh minim ramping serta berdada super� nyata ini tanggapannya ialah alternatif kedua.
Merekapun langsung melepaskan busana biro masing-masing� satu mengambil posisi di kanan ranjang serta satu ngambil posisi di kiri ranjang� dengan cara nyaris berbarengan mereka menciumi dada� leher� kuping serta segala kawasan rangsanganku� akupun mulai lagi kontemplasi pada gohong biarawati Anna� sementara kedua tanganku ambil bagian masing-masing� kini segala bagian tubuhku yang menjendul jauh sudah habis dipakai untuk memuaskann 4 biarawati gatel�� malam ini� tidak terdapat sisa rupanya�. lalu gimana kalau sampai terdapat satu lagi yang boncengan?
Jari-jariku bagus dari tangan kanan ataupun kiri sudah kikis dalam gohong hangat suster-suster gatel tersebut� untuk menggaruknya kali� saya kocok-kocokkan pergi masuk betul lidahku� betul jariku� betul meriamku� cedera telah konsentrasiku�
Ini permainan Four Whell Drive (4 WD) ataupun dapat pula dikenal Four Wheel Steering (4 WS) � empat-empatnya jalur semua� kaya�nya anda kian ahli dalam permainan 4DW atau 4 WS ini karna ini kali dua saya menguji mempraktekkannya.
lamban sekali permainannya� sampai sontak biarawati Wiwik mengerang�. kesar serta jauh bersama mengejang�
sehabis biarawati Wiwik selesai� serta mencabut meriamku� biarawati Anna berbelok posisi atas posisi 69� kita saling menghisap serta permainan berlanjut� sekali saya meminta rotasi� yang di kananku untuk naik� yang di berdasarkan (biarawati Anna) saya meminta ke kiri serta biarawati yang di kiri saya meminta alih posisi kanan.
ajuan ini tidak disia-siakan oleh biarawati yang berkulit kira-kira gelap dari segala temannya� beliau langsung menikamkan meriamku atas aksi yang menakjubkan� tanpa dipegang�. diambilnya meriamku yang lagi bengkak atas liangnya serta langsung dimasukkan� kikis telah meriamku dari amatan. Diapun langsung melambai-lambaikan keras� rupanya telah ngga� tahan�
betul pula sekeliling 5 menit beliau berayun telah menegang keras serta mengerang�. mengerang�. jauh bersama lesu. Sementara tingal dua korban yang belum selesai� saya meminta dukungan biarawati yang lagi terdapat di situ untuk menolong saya kembali badan� tengkurap� setelah itu saya perintah biarawati yang pendek serta berdada besar mulanya untuk masuk ke bawah tubuhku�. sebaliknya biarawati Anna saya perintah bersandar di sisi alas yang dipakai biarawati minim mulanya. perlahan-lahan saya mulai memuatkan bedil pekatu raksasaku pada gohong biarawati yang berbadan minim ini� susah sekali� serta diapun menolong atas edukasi test�. sehabis tertancap� tetapi sayangnya tidak bisa habis terbenam� rasanya mentok sekali� atas bingkai rahimnya� akupun mulai melambai-lambaikan biarawati minim serta menjilati biarawati Anna. Mereka empat mata balik mendesah�. mengerang�. mendesau serta terkadang mendesis� kaya� ular.
saya susah sekali sesungguhnya untuk jatuh pinggulku maju mundur�. jadi yang dapat saya lakukan cuman konsisten menikamkan meriamku pada gohong kenikmatan biarawati alit ini dengan memutar pinggulku seolah meng-obok-obok liangnya� sebaliknya dadanya yang saya bilang hebat itu kerasa sekali melapik dadaku yang bidang� kenikmatan tidak tara lagi dinikmati sang alit di bawahku ini� beliau mencicik tidak keruan� lagi lidahku konsisten melabrak gohong kenikmatan biarawati Anna� sesekali saya jilatkan pada clitsnya� beliau menggelinjang tiap kali lidahku mengenai clitsnya� mengikuti desisan mereka empat mata saya jadi ngga� tahan� sehingga atas bedegong saya keraskan gegaran pinggulku serta hisapanku pada biarawati Anna� beliau mulai mengejang� memekik serta setelah itu disusul atas biarawati yang lagi kutindih�. biarawati Anna telah lemas� serta beranjak turun dari posisinya�.
saya tekan lebih keras biarawati alit ini�. dengan dadanya yang memukau ini saya remas-remas semauku� saya telah merasakan nyaris sampai juga� lagi biarawati alit lagi mengerang�. lalu serta terus� kaya�nya beliau bisa multi orgasme serta jauh sekali orgasme yang didapatnya�. saya coba mengjar orgasmenya� dan�. dan�. sukses pula akuhirnya� saya dorong serta benamkan meriamku sekuat-kuatnya� sampai beliau melotot� saya didekapnya akrab sekali� serta
�Adu�.. uh lezat sekali� � begitu salah satu tuturnya yang bisa saya tangkap (suara).
Akupun roboh diatas dada besar yang memengkalkan itu� langlai telah badan ini rasanya� melenyapkan 4 biarawati sekaligus� sesuatu rekord yang gila� permainan Four Wheel Drive kedua dalam hidupku� pada ketika mencabutnyapun saya terdesak diantu biarawati yang lain�
�Kasihan penderita ini belakang sembuhnya jadi lama� soalnya ngga� sempet istirahat� tutur biarawati yang hitam.
�Iya serta kaya�nya anda bakal tiap malam giat meminta aplusan kaya� malem ini � jawab biarawati Wiwik.
�Kalo itu terbuat system arisan aja � tutur biarawati Anna bengis sekali kedengarannya. Emangnya saya bedil pekatu bergilir apa?
Malam itu saya tidur lelaap sekali serta saya luang meminta untuk biarawati alit menemaniku tidur, saya berakad setiap malam mereka bisa aplusan menemaniku tidur� tetapi sehabis memperoleh alokasi arwah pastinya. biarawati alit ini berjulukan Ratih serta malam itu kita tidur berangkulan sebati sekali serupa kemantin anyar serta sama-sama polos� sampai jam 4 pagi� beliau meminta alokasi tambahan� serta kamipun main one on one (satu rival satu, ngga� keroyokan kaya� semalem).
Hot sekali beliau pagi itu� karna kita lebih bebas� tetapi yang rancu ialah udahannya� saya merasa sakit karna lukaku berdarah lagi� jadi terdesak kedapatan dech serupa yang lain kalau terdapat tahap tambahan� serta merekapun rame-rame memulihkan lukaku�. dengan lagi ingin amati bedil pekatu dasyat yang meluluh lantakkan badan mereka semaleman.
Abis gitu sekeliling jam 5 saya balik tidur sampai pagi jam 7. 20 saya dibangunkan untuk mandi pagi. Mandi pagi dibantu oleh biarawati betari serta luang diisep sampai pergi dalam mulutnya� nah biarawati betari ini yang kulitnya hitaman semalam. julukan mereka kerap saya bisa sehabis badan mereka saya bisa.
Hari kedua
Pagi jam 10 saya dibesuk oleh Dian serta Mita� mereka membawakan buah sitrus serta apel� aslinya sich saya ngga senang makan buah� sebelah jam kita ngobrol bertiga. sampai sesuatu ketika saya bilang pada Dian
�Aku mo meminta bantu Ian� kepalaku pusing� soalnya saya dari semaleman ngga� dapet keluar� serta saya ngga� dapat self service � begitu kataku membuka acara� serta akupun berbicara sedikit kebiasaanku pada Dian atas bahan pastinya.
saya cerita kalau lazim tiap kali mandi pagi saya senang onani kalau semalemnya ngga� dapet wanita bikin nemenin tidur� serta sorenya pula senang bermain lagi� Dian dapat maklum karna saya dulu luang samen leven atas Nana temannya yang hyper sex selagi 8 bulan lebih� beliau pula ingat kehidupanku tidak sempat antap wanita. atas alibi beliau mo angkat saya karna keadaan ini diduga selaku bales pelayanan melindungi jiwa kakaknya� yang saya selamatkan dari keroyokan kemarin� sampai akibatnya saya seorang diri masuk rumah sakit.
beliau meminta Mita adiknya pergi dulu karna malu, tetapi Mita tahu apa yang bakal dijalani Dian padaku� karna dialog mulanya di depan Mita. Sekeluarnya Mita dari kamar� Dian langsung memuatkan tangannya dalam selimutku serta mulailah beliau meremas serta mengelus meriamku yang lagi tidur� sampai bangkit serta keras sekali� sehabis dikocoknya atas semua jenis aturan lagi belum pergi pula lagi durasi telah membuktikan pukul 10. 45 berfaedah jam besuk bercokol 15 menit lagi sehingga saya meminta Dian menghisap meriamku. Mulanya beliau malu� tetapi dikerjakannya juga� untuk bales pelayanan kaya�ya� ataupun beliau mulai senang?
akibatnya pergi pula spermaku serta kali ini tidak diselimut lagi tetapi dalam mulut Dian serta ini pertama kali Dian menenggak spermaku� pula pertama kali kawan kuliahku ini ngisep punyaku� kaya�nya beliau pula belum ahli betul� itu kedapatan dari sebagian kali saya bermuka masam kesakitan karna kena giginya.
Spermaku ditelannya habis� seperti permintaanku serta saya bilang kalau benih itu antiseptik serta bagus bikin kulit� benernya sich saya ngga� tahu jelas� asal ngomong saja serta beliau percaya� sehabis memakan spermaku beliau ambil air di cangkir serta meminumnya� belum lazim kali. saya toleh ke jendela luar ketika Dian ambil minum tadi� nyatanya saya memandang jendela depan yang berkunjung halaman tidak tertutup muktamar serta saya luang amati kalau Mita mulanya ngintip kakaknya ngisep aku�
Jam 11. 05 mereka empat mata berpamitan minta diri pulang� berikutnya saya saya makan siang serta tidur sampai bangkit sekeliling jam 3 siang. serta saya meminta biarawati jaga untuk memindahkanku ke kursi roda� sebelum dipindahkan saya diobati dulu serta dikasih pakeaian serupa gaun jauh terusan kira-kira gombor. atas buah baju melimpah sekali di belakangnya.
Pada ketika memakai busana itu digarap oleh dua biarawati shift pagi� biarawati Atty serta biarawati Fatima, pada ketika mereka empat mata luang memandang meriamku� mereka saling bertimbang pandang serta mesem lalu melihat bandel padaku� saya acuh tak acuh saja� pada ketika saya mo dipindahkan ke kurasi cakra saya diminta untuk melekap biarawati Fatima� orangnya lagi belia sekeliling 23 tahunan kira-kira� rambutnya pendek� badannya sekeliling 159 Cm� dadanya sekeliling 34 B� pada ketika melekap saya sedikit kencangkan dengan akal-akalan ngga� tangguh berdiri� saya dakap beliau dari pinggang ke bahu (serupa merengkuh) atas begitu saya sudah menguncinya alhasil beliau tidak bisa mengambil jarak lagi serta dadanya tepat sekali dipundakku� greeng� meriamku sebelah bangkit bisa gesekan itu.
�Agak berdiri berdirinya Mas� berat soalnya tubuh Masnya � tutur biarawati Fatima.
Akupun mengikut perintahnya atas mengganti tangan kananku seolah merangkulnya atas begitu saya kian melekapkan wajahnya ke leherku serta saya sorong sekaligus kepalaku alhasil beliau dengan cara ngga� siuman bibirnya kena di leherku� sementara biarawati Atty membetulkan posisi kursi roda� saya amati pinggulnya dari berlakang� wah� baik pula ya�
biarawati Fatima angkat saya bersandar di kursi cakra serta biarawati Atty pegang kursi cakra dari belakang�pada ketika mo bersandar tepat mukaku dekat sekali atas dada biarawati Fatima� saya sempetin saja memaksa serta cokot jari berawai atas bingkai berlimpit gigi ke dada tersebut� karna sebagian kandas saya bisa merasakan gigitan itu sekeliling 2 detikan dech� beliau bungkam saja� serta ketika saya telah duduk�. serta biarawati Atty pergi kamar�
�Awas ya� bandel sekali � tutur biarawati Fatima dengan mendelik. saya tahu beliau ngga� marah cuman akal-akalan marah saja
�Satunya belum Sus, � kataku menggoda�
�Enak aja� jijik tahu? � jawabnya sewot.
�Nanti aku memirik anyar tahu � lanjutnya dengan langsung mencubit meriamku� serta lalu beliau ngeloyor pergi kamar atas wajah merah� karna meriamku ketika itu telah full standing karna abis nge-gigit toket� jadi terangsang�
�Sus� bantu donk aku di sorong pergi kamar� kataku sebelum luang biarawati Fatima pergi jauh. Diapun balik serta mendorongku ke teras kamar� berkunjung halaman. saya melamun di teras� dengan menghisap rokokku� di pangkuanku terdapat roman tetapi rasanya males mo baca roman itu� jadinya saya melamun aja petang itu di teras dengan ngelamun saya mikirin agenda lain untuk malam ini� mo pake gaya apa betul?
sontak saya dikejutkan atas telapak tangan yang mengisolasi mataku� �Siapa ini? kenapa tangannya halus� dingin serta kecil� Siapa ni? � kataku� lalu dilepasnya tangan itu serta beliau ke arah depanku� anyar kutau beliau Mita adik Dian. kenapa seorang diri?
�Mana Mita? � tanyaku�
�Lagi ketempat dosennya mo ngurus skripsi� jawab Mita.
�Jadi ngga� kesini donk? � tanyaku penasaran.
�Ya ngga� lah� ini aku bawain bubur ciptaan Mama� tuturnya dengan mendorongku masuk kamar� beliau taruh bubur itu di berdasarkan meja minim sisi ranjang.
lalu kita ngobrol� sekeliling 10 menit sampai saya bilang �Mit� ach ngga� jadi dech� � kataku bimbang gimana mo mulainya� maksudku mo jailin beliau untuk ngeluarin saya serupa yang dijalani kakaknya mulanya pagi� bukankah beliau pula udah ngintip� kali saja beliau ingin kaya� kakaknya� selagi lagi cuman berduaan�
�Kenapa Kak? � saya tidak menanggapi cuma kening jidat saja�
�Pusing betul? � tanyanya lagi.
�Iya ni� penyakit biasa� kataku kian berani� kali bisa�
� Kak� gimana betul? mulanya khan udah? � tuturnya mulai ngerti maksudku� tetapi kaya�nya beliau bimbang serta malu� merah wajahnya kelihatan sekali.
�Mit� sorry ya� kalau anda ngga� terlalu berat tolongin abang donk� ntar malem abang ngga� dapat tidur� kalo� � kataku membidik serta berencana tidak membereskan kata-kataku agar terkesan gimana gitu�.
�Iya Mita tahu Kak� serta belas sekali� tetapi gimana Mita ngga� bisa� Mita malu Kak� �
�Ya udah kalau anda keberatan� saya ngga� mo maksa� lagian anda lagi kecil��
�Kak� Mita ciumin saja ya� agar abang terhibur� janganlah sulit Kak� kalau Mita telah besar serta telah dapat pula ingin kenapa membantu Kak Jossy banyak mulanya pagi � tutur beliau dengan mengesun pipiku.
�Iya dech� sini Kak mencucup anda � kataku serta diapun alih kehadapanku.
beliau mengendap alhasil terdapat terlihat dadanya yang membusung� aduh�. gila� upaya mesti jalur lalu ni� gimana aturannya era bodo� mesti dapet� saya udah puyeng berat.
serta Mitapun memelukku dengan membungkuk� saya mencucup pipinya, dagunya� belakang telinganya terkadang saya cokot jari berawai halus telinganya� modalnya segala kawasan rangsangan� saya coba merangsangnya� kecupan kita lamban pula sampai nafasnya kerasa sekali di telingaku.
Tangaku menguji meremas dadanya� diapun mundur� mo menghidar�
�Mit� gini dech� saya jamah anda saja� ngga� ngapain kok� agar saya lebih hening belakang malem �
�Maaf Kak� mulanya Mita kaget� Mita ngerti kok� Kak Joss gini pula dari abang Anton � jawabnya kancap pengertian� ataupun beliau udah kepancing?
Diapun kembali� memepet serta kuraih dadanya� saya remas�dan beliau balik menciumku� dari mulanya tidak terdapat kecupan bingkai cuma pipi serta telinga� saling berbalasan� sampai remasanku kian buas serta menguji bersesaran pada bajunya� dengan antara buah baju atasnya.
Tangan Mita mulai turun dari dadaku ke meriamku� serta meremasnya dari luar�
�Aduh� lezat sekali Mit� terusin ya� sampai keluar� kendati saya ngga� puyeng belakang � kataku keinginan menerima kemajuannya.
lamban remasan kita berlangsung� sampai akibatnya Mita melorot serta bertinggung di depanku serta menyingkapkan pakaianku� beliau mulai mo mengesun meriamku� atas mata gelap kancap keinginan beliau mulai mengesun cinta pada meriamku.
� Masukin aja Mit� � kataku.
Mitapun memuatkan meriamku dalam mulut mungilnya� susah sekali tampaknya� serta kancap sekali terlihat dari luar� beliau mulai menghisap serta saya bilang janganlah sampai kena gigi�
tidak harus saya ceritakan cara isep-isepan itu� yang tentu ketika saya ngga� kuat lagi� saya tekan palanya agar konsisten nancep� serta saya keluarkan dalam mulut alit Mita� terbelalak mata Mita kena bentakan spermaku.
� Telen saja Mit� ngga� abi kenapa � kataku�
Diapun memakan spermaku� kemudian dicabutnya dari mulut alit itu� sisa spermaku yang melebur di meriamku serta bingkai mungilnya dilap pake tissue� serta beliau kabur ke kamar mandi�. lagi saya bebenah balik pakaianku yang berburai mulanya.
terdapat orang datang� terlihat dari kembali kaca jendela� � Sorry Joss� saya anyar dapat dateng sekarang� ngga� dapet pesawat soalnya � tutur abang Johnny yang hadir bersama-sama atas kak Wenda serta Winny�
�Iya ini pula langsung dari airport � tutur Kak Wenda.
�Kamu mengapa si� ceritanya gimana kenapa dapat sampai kaya� gini? � pertanyaan Winny�
�Lha kamu tahu saya di sini dari mana? � tanyaku bimbang.
�Tadi malem kita telpon ke rumah ngga� terdapat yang jawab sampai mulanya pagi kita telpon lalu lagi kosong� tutur Kak Wenda.
�Aku telpon ke rumahnya Donna yang di Kertajaya anda ngga� di sana� saya telpon rumahnya yang di Grand Family pula anda ngga� terdapat, justru bertemu sammy di sana� tutur Winny.
�Sammy bilang mo angkat cari kamu� lalu siang mulanya Donna telpon tuturnya beliau abis nelpon Dian serta tuturnya anda dirawat di sini serta beliau cerita jauh sampai anda masuk rumah sakit � tutur Winny lagi.
Mereka tuh segala dari Jakarta karna terdapat saudara Kak Wenda yang menikah� serta rencananya pulangnya kemarin sore� pantes Kak Wenda telpon saya kemarin boleh jadi mo bilangin kalau pulangnya ditunda. justru dapet informasi kaya� gini.
Mita pergi dari kamar mandi yang terdapat dalam kamarku itu terkejut pula tahu melimpah orang terdapat di situ serta beliau kaya�nya asing juga�
sehabis saya perkenalkan kalau ini Mita adiknya Dian serta setelah itu Mita berpamitan minta diri mo melawat kakaknya diruang lain.
Kamipun ngobrol seperginya Mita dari ambang kita. Winny memandangku atas sedih� boleh jadi belas tetapi pula dapat beliau bingit serupa Mita� ngapain terdapat dalam kamar mandi serta sebelumnya cuman berpasangan saja serupa saya di sini.
berikutnya tidak terdapat cerita menarik untuk diceritakan pada kamu semua� yang tentu mereka ngobrol sampai jam 5. 20 karna meminta ekstensi durasi serta jam 5 mulanya Mita hadir lagi cuman berpamitan minta diri langsung berbalik. Malamnya serupa biasa� kejadiannya serupa serupa hari pertama� mandi petang diisep lagi� kali ini sustenya lain� beliau biarawati Fatima yang sempet saya cokot jari berawai toketnya mulanya siang. serta malemnya saya bermain lagi� serta tidur atas biarawati Wiwik� biarawati Anna off hari itu� jadi durasi bermain cuman biarawati Wiwik, biarawati Ratih