Cersex Cerita Sex dan abg mesum Pembantu Binal seksi

Posted on

Cersex Cerita Sex dan abg mesum Pembantu Binal seksi

�Habis, bila saya memirik pipi Mbak Tri, saya cemas Mbak Tri marah, � kataku.
�Kalau cubitnya perlahan, saya enggak marah kenapa bungkus. justru seneng, � jawab Tri.
minim asuh anak ini, saya membatin, tetapi mulai goyah untuk memancingnya lebih jauh.
�Kalau hanya memirik saya tidak ingin Tri. � kataku.
�Terus maunya apa? memang berani? � beliau justru menantang. amat bergaya anak ini.
�Aku maunya, mencucup bingkai anda yang sensual itu, bisa? � saya bersoal.
beliau justru kembali bersoal, �Cuma mencucup? tidak ingin bila hanya mencucup. �
Astaga, ini telah kelewatan.
�Tri, saya kan telah memiliki isteri, memang anda lagi ingin? � saya bersoal.
�Yaa, janganlah hingga isteri bungkus Irwan ingat dong. Masak hanya Mbak Enny saja yang bisa ngerasain bungkus Irwan. � meladeni Tri.
kamu yang sempat membaca pengalamanku dalam cerita �Enny, Pembantu Yang Sexy� tentu ingat atas Enny. saya kira-kira terkejut pula mengikuti lafal Tri. Rupanya Enny curhat serupa Tri. tetapi, alang tanggung pikirku.
�Jadi betul nih anda ingin Tri? � saya membenarkan.
Tri menanggapi, �Siapa cemas? bila? �
�Kamu bisanya bila Tri? saya sih bila saja dapat, � jawabku dengan melihat ke toketnya yang baik itu.
ketika itu Tri pake baju kencang yang pipih, alhasil bra hitamnya menjantang serta menampilkan lekuk yang amat mengairahkan. Pembaca, lalu bayan ketika itu saya telah �Konak�. Penisku kurasakan telah memadat.
�Ya telah, belakang malam saja bungkus, bertepatan Bapak-Ibu ingin ke atap, kanak-kanak ingin dibawa segala. � tutur Tri.
�Oke, belakang jam berapa saya ke rumahmu? � tanyaku.
�Yaa, jam delapanan lah, � jawab Tri dengan mengembungkan dadanya.
beliau ingat saya lagi mengacuhkan toketnya. Nafsuku menggelegak.
�Kamu nantang betul sih Tri, betul telah, belakang jam delapan saya dateng. cermat belakang anda betul. � ancamku dengan mesem.
Eh, beliau justru menanggapi, �Asal bungkus Irwan tangguh saja belakang malam. �
dengan memejamkan matanya serta bibirnya membikin aksi mengecup. betul ampuunn, bibirnya amat sensual. saya mendinginkan diri untuk tidak mengerkah bingkai yang memengkalkan itu.
�Kalau gitu saya berbalik dulu betul Tri, hingga belakang malam betul. � kataku.
�Benar yaa. janganlah boong loh. Tri menunggu betul cinta.. � Tri membalas.
Malamnya, jam delapan, saya telah terletak di depan batas rumah Tri, lebih persisnya rumah majikannya. Tri telah menungguku. beliau membukakan pintu batas serta saya langsung masuk sehabis memandang keadaan terjaga, tidak terdapat yang memandang. kita masuk ke dalam serta Tri langsung mengancing pintu depan.
Tri mengenakan celana yang amat pendek, atas baju kencang. Kulitnya cukup bagus meskipun tidak amat putih, akan tetapi ketimbang atas Enny, lagi lebih putih Tri. saya tidak ingin membuang durasi, langsung kudekap beliau serta kuserbu bibirnya yang benar telah lamban sekali saya bidik. bingkai kita berangkulan, lidah kita saling melilit, dipadu atas nafas kita yang berburu.
sontak Tri membebaskan kecupan kita, serta beliau menggenggam kedua pipiku dengan menatapku, kemudian berbicara aleman.
�Pak Irwan, bila bungkus Irwan ingin ngewe serupa Tri, terdapat syaratnya bungkus. �
saya bimbang pula, �Apa syaratnya Tri? � tanyaku.
�Pak Irwan mesti memanggil menyeru saya Mbak, lalu saya memanggil menyeru bungkus Irwan Yayang. Gimana? ingin enggak? � pertanyaan Tri dengan tangannya turun ke dadaku serta beliau meremas dadaku atas benci.
Pembaca, ini yang membingungkan, saya seseorang yang telah berumur di berdasarkan 40 tahun, memiliki isteri serta anak, jabatanku cukup tinggi di kantor, serta seseorang pembantu rumah tangga yang dewasa anyar 22 tahun menguji untuk menguasaiku, serta saya merasa suka.
saya menganggut dengan menanggapi,
�Iya Mbak, saya ingin. �


Sementara itu, penisku telah ereksi atas maksimum.
�Sekarang, Yayang mesti nurut apa yang Mbak bilang betul. � aba-aba Tri, maksudku Mbak Tri.
�Iya Mbak. � jawabku berserah.
kemudian Mbak Tri menuntunku ke kamarnya di bagian belakang rumah. kita masuk ke kamar itu, Mbak Tri mengisolasi pintu serta sekarng beliau yang melekap serta mendobrak bibirku. balik kita berangkulan dengan berdiri, lidah saling balut dalam angin ribut keinginan kita.
Mbak Tri balik membebaskan kecupan kita, serta berbicara, � Yaang, anda cangkung dong. �
saya berdasarkan, saya bertinggung di depan Mbak Tri.
�Lepasin celana Mbak Yang, perlahan betul Yaang. �
�Iya Mbak. � hanya itu tutur yang dapat saya keluarkan.
kemudian akupun mulai meletakkan celana pendek cakap yang bercokol ditarik aja kebawah karna beliau mengenakan celana olah raga. perlahan-lahan mulai kelihatan pandangan bagus di depan mataku benar. Pembaca, memeknya botak tanpa bulu sedikitpun, serta montok sekali bentuknya. Warnanya kemerahan serta diatasnya kelihatan clitnya yang pula montok. Mbak Tri melibarkan pahanya sedikit, alhasil memeknya kira-kira terbuka. Mbak Tri melenggakkan wajahku atas tangannya.
serta beliau bersoal, �Gimana Yang? baik enggak Memek Mbak? �
�Iya Mbak. baik sangat. Tembem. � jawabku bencat, karna menahan keinginan dalam diriku.
�Yayang ingin mencucup Memek Mbak? � tanyanya.
�Mau Mbak. �
saya tidak menanti mengharap diperintah dua kali. Langsung kuserbu Memek yang amat bagus itu. Mbak Tri meningkatkan sisi kakinya ke berdasarkan lokasi tidur, alhasil lebih terbuka bilik bagiku untuk mengesun keenakan memeknya.
awal mula hidungku mengenai kelembaban memeknya, serta saya menghirup keenakan yang memabokkan dari Memek Mbak Tri. Kususupkan hidungku dalam kuncian daging kenikmatan Memek Mbak Tri.
Mbak Tri memekik,
�Aahh, Yayaanngg. Terusin Yang. �
kemudian kukecup memeknya atas kancap kelembutan. serta perlahan-lahan mulai keluarkan lidahku untuk menjelajahi bingkai memeknya. Kugerakkan lidahku beroncet-roncet bersilir-silir kesekeliling memeknya. Tanganku memijit-mijit pantatnya. Sesekali lidahku membersihkan klitnya, serta kujepit klitnya atas kedua bibirku.
badan Mbak Tri menegang dengan mendesau, �Aarrgghh.. Yayaanngg.. Ennaakk Yaanngg.. �
Kedua tangan Mbak Tri meremas rambutku dengan menekan kepalaku ke bagian pahanya. Wajahku terbenam di Memek Mbak Tri, saya nyaris tidak dapat bernafas.
�Yaanngg.. menunggu Yaang. Mbak enggak tangguh berdiri Yang. �
kemudian Mbak Tri menghenyakkan badannya di jok dengan membebaskan baju serta branya. beliau terlentang di jok. saya berdiri serta mau mulai melepaskan blus serta celanaku.
�Jangan Yang, anda janganlah buka blus dulu. Jilatin Memek Mbak dulu Yang. � aba-aba Mbak Tri. Lagi-lagi saya nurut.
kemudian Mbak Tri balik menekan kepalaku ke selangkangannya. Kuteruskan aksi mulut serta lidahku di daya pikat feminin Mbak Tri yang amat bagus kurasa. Kumasukkan lidahku ke dalam memeknya, serta kuputar-putar di dalam memeknya. beliau menggelinjang kenikmatan. Rambutku telah acak-acakan karna diremas lalu oleh Mbak Tri. sekeliling sepuluh menit kujilati Memek Mbak Tri serta memberinya kenikmatan sorgawi. akibatnya beliau berkoar bencat, badannya menegang serta tangannya menekan kepalaku atas kuatnya.
�Aauugghh.. Yaanngg. Mbakk.. Kkeeluaarr Yaanngg� rintihnya.
birit serta pingulnya beranjak memutar atas buas serta sontak berakhir.
�Sshh.. Oogghh.. Yaanngg.. Ennaakk banggeett Yaangg. �
Kusedot semua larutan yang membanjir dari Memek Mbak Tri. Rasanya enak serta wanginya enak sekali. Kurasakan belecak sekali Memek Mbak Tri ketika itu. sehabis berisitirahat minim lebih sepuluh menit, Mbak Tri bangkit serta mulai membuka pakaianku.
�Sekarang aplusan anda Yang. Mbak ingin gigitin kamu� perintahnya.
sehabis segala pakaianku merdeka, Mbak Tri memandang ke penisku yang telah puyeng dari mulanya. beliau memegang penisku atas benci serta mulai mengocoknya atas halus. setelah itu saya disuruhnya menelentang celentang, kemudian beliau melekapkan kepalanya ke penisku. Dikecupinya kepala penisku, serta lidahnya mulai menjelajahi bagian berdasarkan penisku.
Astaga, permainan lidah Mbak Tri luar lazim sekali. Dalam sebentar saya dibuatnya melayang ke angkasa. Kenikmatan yang dikasihkan dengan lidah serta mulutnya, membuatku mendesau serta menggelepar tidak pasti. Dari bagian kepala, kemudian ke batang penisku serta bijiku segala dijilatinya atas kancap keinginan. Sesekali bijiku dimasukkan ke dalam mulutnya. hingga menjempalit mataku merasakan nikmatnya. pucuk lidahnya pula membersihkan terlebih menusuk anusku. Kurasakan listrik yang mengantup ke seluruh tubuhku ketika lidah Mbak Tri main di anusku. Sepuluh menit lamanya Mbak Tri menjilati serta mengemut burung serta anusku.
setelah itu beliau berkerumun naik ke badanku, mengangkangiku, serta memfokuskan penisku ke memeknya. perlahan-lahan beliau meletakkan pantatnya. Kurasakan penisku mulai melaksanakan penekanan ke dalam bagian memeknya yang amat montok itu. kira-kira sulit pada mulanya karna benar tembem sekali Memek Mbak Tri. sehabis masuk segala, Mbak Tri mulai bertambah turunkan pantatnya.
�Aauugghh, Mbak. lezat Mbak. � rintihku.
�Iya Yang, Mbak pula ngerasain lezat. Adduuhh. Kontol anda lezat sangat Yang. �
serta Mbak Tri mulai melaksanakan kitaran pinggulnya. Pantatnya tidak lagi turun naik, tetapi pinggulnya yang berkeliling. Ini amat membikin kehebohan yang luar lazim nikmatnya. Mbak Tri amat cerdas memutar pinggulnya. saya mengimbangi aksi Mbak Tri atas menusuk-nusukan penisku.
tetapi, �Yaanngg. anda diem saja betul Yaangg. kendati Mbak saja yang muter. �
Akupun bungkam serta Mbak Tri kian buas memutar pinggulnya. tidak lamban setelah itu, Mbak Tri memblokir kitaran pinggulnya, serta kurasakan memeknya menghirup penisku. Serasa dipilin oleh bongkahan daging yang hangat, alot serta berbongkol-bongkol.
kemudian Mbak Tri memekik keras, �Yaanngg.. Aarrgghh. Mbak pergi laggii Yaanngg.. �
Mbak Tri jatuh di berdasarkan tubuhku, sementara memeknya lalu menghirup penisku. Luar lazim sekali rasanya memek Mbak Tri ini. setelah itu Mbak Tri memasok aba-aba biar saya bergantian di berdasarkan. saya berdasarkan, serta tanpa membebaskan penisku dari dalam memeknya kita beralih posisi.
kini saya terletak di berdasarkan. Mbak Tri mengalungkan kakinya ke kakiku, alhasil saya tidak bebas beranjak. Rupanya ini yang diinginkan oleh Mbak Tri, biar saya bungkam aja. Mbak Tri pula tidak memobilisasi pinggulnya, cuma kurasakan daging di dalam memeknya yang melaksanakan aksi menghirup, memijit, memutar serta tidak tahu aksi apa namanya. Yang tentu saya merasakan kuncian Memek yang amat tangguh akan tetapi lezat sekali. saya tidak bisa memobilisasi penisku di dalam memeknya. pula tidak bisa menarik penisku dari dalam Memek itu. tidak lamban kurasakan Memek Mbak Tri menghirup penisku. kemudian perlahan-lahan Mbak Tri mulai memutar pinggulnya.
saya merasa sperti arombai yang terletak di dalam lautan yang berapi-api karna terdapat angin besar yang azmat. serta kian lamban gelombang itu kian tangguh menggoncang arombai. Nafas kita telah berburu, keringat telah melancur mandi badan kita. serta kurasakan Memek Mbak Tri mulai berdebar keras lagi, berbarengan atas saya mulai merasakan dorongan awan panas dalam diriku yang menempuh untuk pergi dari tubuhku. kitaran bokong Mbak Tri kian mengamuk, serta akupun menolong atas menekan-nekankan pinggulku meskipun tidak amat lepas.
�Oogghh.. Yaanngg.. Mbaakk nnggaakk kkuatt laaggi Yaanngg.. � keluh Mbak Tri.
saya pula telah tidak dapat menahan lagi dorongan dari dalam itu,
�Iyaa mbaakk.. Aakkuu juggaa.. Aarrgghh. �
saya tidak bisa melanjutkan kata-kataku, karna ketika itu muncratlah telah larutan kenikmatanku di dalam memek Mbak Tri. berbarengan atas itu, Mbak Tri pula telah menegang dengan memelukku atas kuatnya.
�Sshh.. Oouugghh.. Enaak baannggett Yaangg. �
kita merasakan nikmat yang tidak duanya ketika air benih kita berbaur jadi satu di dalam memek Mbak Tri. Mbak Tri mengesun bibirku, akupun membalasnya atas kancap antusiasme. serta.. Kamipun kelemping tidak berakal. saya mengempar di berdasarkan badan Mbak Tri. Nafas kita bercokol satu demi satu. Seprai serta jok Mbak Tri telah berair serupa sekali karna keringat serta air benih kita yang meluap pergi dari Memek Mbak Tri saking banyaknya.
�Yayaanngg.. � Mbak Tri memanggilku atas mesranya.
�Iya mbaakk. � saya menanggapi atas tidak bertekuk lutut mesranya.
�Kamu hebat lah Yaang. � tutur Mbak Tri dengan mengecup bibirku atas halus.
�Mbak pula hebat. Memek Mbak lezat sangat lah Mbak. � kataku.
Mbak Tri mesem, �Yayang senang serupa memek Mbak? � tanyanya.
�Suka sangat Mbak. Memek Mbak dapat nyedot gitu. belakang bisa lagi betul Mbak? � saya merayunya.
�Pasti bisa Yang. Memek ini memang untuk Yayang kenapa. � tutur Mbak Tri.
serta malam itu, kita menjalankannya sebesar tiga kali, hingga kudengar adzan dinihari dari mesjid terdekat. kemudian saya pergi dari rumah itu sehabis memandang kalau keadaan terjaga, serta berbalik ke rumahku. -Sex Hot, cerita berumur, cerita Sex teranyar, Ngentot Hot teranyar 2016