Cersex Cerita Sex dan abg mesum Bu Fatimah Guru Ngaji Anakku

Posted on

Cersex Cerita Sex dan abg mesum Bu Fatimah Guru Ngaji Anakku

Sex Hot, cerita berumur, cerita Sex teranyar, Ngentot cerita Sex: ibu Fatimah Guru Ngaji Anakku Hot teranyar 2016 � Namanya Fatimah tetapi lazim di memanggil menyeru ibu Fat. Umurnya kutaksir sekeliling 35 tahunan. walaupun tidak sedemikian itu belia akan tetapi cantik serta sexy mukanya senantiasa kelihatan bersih. Wajahnya cuma dilapisi mik-up pipih atas lips-gloss pada bibirmya bersama farfum berwangi bunga senantiasa terhirup dari badan ibu Fat. Maklum telah dewasa, tubuh ibu Fat sedikit bahenol serta sebandung buah dadanya juga besar serta kelihatan lagi montok.

serupa lazim pagi itu ibu Fatimah hadir ke rumahku untuk membimbing ngaji anakku. saya juga mempersilahkannya masuk.
�Eh, dik Lan, kanak-kanak serupa dik Wati ke mana? � pertanyaan ibu Fatimah.
�Iya ibu aku meminta ampun serupa bunda karna kurang ingat ngasih ingat bila hari ini anak aku prei dulu soalnya turut ibunya ke rumah saudara, bantu-bantu ingin terdapat hajatan�. Jawabku.
�Oh sedemikian itu, enggak apa-apa, astaga dik Lan jomlo lagi dong hari ini? � tutur ibu Fat dengan mesem pipih.
cerita Sex Hot | saya cuma mesem menanggapinya, kemudian saya tawarkan padanya minum, pertamanya sih beliau menolaknya tetapi sehabis kutawarkan lagi akibatnya ibu Fat ingin pula. saya juga lekas pergi ke dapur membikin minuman.
�Kopi saja yah, ibu Fat� Tawarku.
�O, yah enggak apa-apa, apa saja deh�. Jawabnya.
tetapi sontak otak ku mulai memenungkan yang mustahil, selagi saya ke dapur, ibu Fat bersandar di berdasarkan kursi serta kulihat kain yang di memakai ibu Fat berburai memamerkan pukang ibu Fat yang kira-kira besar. saya mencuri penglihatan sedikit dengan lalu bepergian. karna mataku asik mengacuhkan pukang ibu Fat saya tidak siuman bila ketika itu telah dekat abar-abar dapur sampai kepalaku beradu, ku gosok-gosok jidatku untuk menyirnakan sakit. Melihatku terbentur ibu Fat langsung bangkit serta mendekatiku.
�Eh.. dik Lan.. mengapa? � pertanyaan ibu Fat.
saya tidak menanggapi, sebaliknya wajahku bermuka masam menahan sakit.
�Ada apa sih dik Lan? ibu Fat bersoal lagi dengan mesem, boleh jadi lucu melihatku bermuka masam, sebaliknya tangannya diulurkan untuk menggenggam tanganku yang lagi menggesek-gesek jidat.
�Nggak apa-apa ibu.. , � Jawabku.
sehabis ingat jidatku tidak apa-apa ibu Fat mesem lagi kemudian dilepaskan pegangan tangannya yang menggenggam pergelangan tanganku, serta saya lalu ke dapur untuk menyediakan minum untuk ibu Fat serta sehabis sedia setelah itu ku hidangkan di meja pengunjung di depan ibu Fat.
�Kopinya di minum betul dik.. � tutur ibu Fat dengan mengangkat cangkir kopi kemudian menghirupnya perlahan-lahan sehabis meniup-niup dasaran air kopi biar tidak amat panas.
�Oh bercakap-cakap silahkan ibu.. , � saya mempersilahkan.
ketika itu keinginan seksku balik naik kala kuperhatikan lagi pukang ibu Fat yang balik berburai, karna ibu Fat bersandar benar dihadapanku, saya bisa memandang atas nyata sampai ke celana dalamnya yang berona krem. tetapi berangsur-angsur ibu Zila rupanya siuman, kemudian dibetulkannya posisi kain yang dipakainya alhasil pahanya tertutup.
�Wah.. dik Lan ini enggak bisa memandang pandangan, matanya hingga enggak ngedip-ngedip. � banyolan ibu Fat mengagetkanku.
�Ah ibu Fat dapat saja. � Elakku dengan cengengesan.
keinginan seksku bertambah terbakar, otakku dipenusi abun-abun gender atas ibu Fat, dapat enggak yah saya ngedapetin perempuan berumur 50 tahun ini, kisik hatiku bersoal. Ku coba mereka aturan biar nafsuku akan ibu Fat bisa tercurahkan. saya benar amat senang perempuan yang telah dewasa serupa ibu Fat, bagiku mereka lebih sensual pula lebih mengetahui serta tidak egois dalam main sex.
�Er.. air kopi ni saja ke yang bisa lenyapkan haus? � pertanyaan saya atas wajah selamberr saja.
Kak Fat. tertarik tercabut sebentar.
��maksud dik Lan? �
�Eh.. mana terdapat arti apa apa? aku cuma berbual aja.. � tutur saya.
untuk kesekian kalinya, sehabis ibu Fat menghirup kopi, diletakkannya cangkir kopi di berdasarkan meja, tetapi kala itu ibu Fat kemudian bangkit. saya bungkam aja, dalam hatiku bersoal ibu Fat ingin ngapain yah ?. Ku amati ibu Fat bepergian menuju ke lemari dimana saya memajang materi-materi adunan.
�Istri dik Lan cantik yah ?, buah hatinya pula cakep� tuturnya dengan mencermati fotret istrik serta anakku.
�Pasti dong ibu, siapa dulu bapaknya� tutur saya mencuba berbual.
�Katanya bini dik Lan lagi berisi anak kedua? � pertanyaan ibu Fat.
saya menerima.
�Sudah berapa bulan? �
�5 bulan Bu�.
�Wah, itu maksudnya air naik ke kepala dik lan? � Lanjut ibu Fat dengan memandangku.
�.. Emmh, arti bunda? � Tanyaku tidak mengerti arti lisan ibu Fat.
�Nggak mesti di terangin pula dik Lan belakang tentu ngerti, mulanya kan dik Lan senang memandang selangkangan bunda memangnya bunda enggak ingat, udah gitu gaya dik Lan ini serupa orang yang tidak senang saja� serbu ibu Fat.
�Tapi.. , mulanya itu aku, eu.. eh.. ,.. enggak.. anu.. , � tutur ku tergagap tidak ingat mesti berbicara apa untuk melambuk diri.
�Ya telah dik Lan, hening saja boleh jadi keuntungan dik Lan dapat memandang pukang bunda. � tutur ibu Fat dengan mesem abnormal.
saya bimbang memandang tindakan ibu Fat, hatiku bingung apa sih arti ibu Fat sesungguhnya.
�Istri dik Lan perginya lamban enggak? � ibu Fat bersoal.
�Sepertinya sih lamban ibu, soalnya beliau pergi kerumah uwaknya, ingin terdapat acara tuturnya, jadi betul.. bantu-bantu disana, justru boleh jadi nginap disana� Jawabku.
�Oh.. gitu.. toh� tutur ibu Fat.
ibu Fat kemudian membalikan badannya serta bepergian menuju balik ke kursi kemudian di hempaskan badannya.
�.. Ssshh, ahh.. , panas sangat yah, rasanya segala bagian tubuh bunda berkeringat nih.. � gemam ibu Fat, setelah itu dibukanya kerudung yang dipakainya.
saya cuma bungkam dengan mengacuhkan aja.

�Apa ibu Fat ingin mandi ?, ataupun ingin buka blus aja, silahkan aja bu� Kataku. Kuberanikan diri untuk mulai memancingnya ke arah keadaan yang kuinginkan.
�Kalau bercakap-cakap gimana dik Lan, tetapi tutup dulu dong gordennya belakang keliatan orang enggak lezat. � terima ibu Fat dengan memandang ke arah perdah.
foto wanita kerudung nungging memperlihatkan memek >>> www. orisex. com
tidak tahu perasaan apa yang kurasakan kala itu, saya lekas bangkit, kutarik kain perdah hingga muktamar dengan memantati ibu Fat. Samar-samar ku tangkap (suara) bahana resleting di buka, saya berpaling kebelakang, tampak ibu Fat lagi membuka kain bagian bawah yang di pakainya kemudian melepasnya.
�Jangan berdiri aja dik Lan, bila ingin amati, kesini dong kendati dekat. � memprovokasi ibu Fat.
mengikuti itu, lekas ku dekati ibu Fat yang lagi menumpukan dirinya berdasarkan kursi, atas cuma mengenakan blus lingkar tanpa kain bawah. Mata ibu Fat kelihatan dipejamkan dengan tangannya mengipas-ngipas badannya, sebaliknya saya beragan balik ketempatku awal, akan tetapi sontak ibu Fat menarik tangan saya ketika saya berjalan di depannya sampai badanku terhuyung ingin jatuh di berdasarkan badannya, setelah itu tanpa ku kira ibu Fat kemudian menarik ke berdasarkan blus lingkar beliau, serta terpampanglah bra yang melingkupi buah dada ibu Zila yang besar. Mataku terbelalak melihatnya.
beliau balik menumpukan dirinya ke kursi, saya lagi berdiri bimbang di sisi ibu Fat, setelah itu ibu Fat menarik pantatnya ke pinggir sopa kemudian bangkit serta berdiri.
�Dik Lan, bunda ingin ke kamar mandi, ingin mandi kendati enak. � tutur ibu Fat.
saya mempersilahkannya, kemudian bepergian di depannya untuk menunjukan kamar mandi. tidak lamban, dapat didengar suara air jebar-jebur barangkali ibu Fat lagi mandi, sontak ku tangkap (suara) suara barang jatuh dari dalam kamar mandi.
�Kelumpanggggg! !! !! ! Pang pang pang! !! ! �
�Aduhhhhh��! � Suara ibu Fat berkoar.
atas tergopoh-gopoh ku dekati kamar mandi, tanganku menguji mendorong pintu kamar mandi, nyatanya tidak dikunci, ku beranikan diri aja membuka pintu kamar mandi serta betapa terkejutnya saya, tampak ibu Fat dengankeadaan badannya yang bugil bundar mengendap di dek kamar mandi atas kedua kaki menjangkang memamerkan memeknya yang di tumbuhi bulu kira-kira rimbun denan bingkai memeknya sedikit tebuka, sebaliknya sebandung buah dadanya yang besar kelihatan bergantung berguncang-guncang.
�Kenapa ibu, apa yang berlangsung.. ibu? � Tanyaku cemas.
�Ibu jatuh, kepeleset dik, lantainya kamar mandinya licin, aduhhhh.. birit bunda sakit. � tutur ibu Fat atas suara menahan sakit.
Tanpa berbicara lagi lekas ku ambil serta ku memanggul badan ibu Fat kemudian memapahnya pergi dari kamar mandi dalam kondisi badannya lagi bugil bundar, dengan tertatih-tatih ku memapah memayang ibu Fat ke kursi kemudian ku baringkan.
�Oh, yah bunda ingin aku ambilkan blus bunda di kamar mandi? � Tanyaku.
�Nggak usahlah dik, lagian bukannya badan bunda telah enggak terdapat lagi yang belum diamati serupa dik Lan kan? � Jawab ibu Fat.
saya bungkam saja.
�Dik Lan� bantu dong urutin ini. � Pinta ibu Fat dengan menunjuk bagian belakang badannya.
saya mengganguk aja, ibu Fat setelah itu menggeletakkan badannya di berdasarkan kursi sebaliknya saya bersandar di sampingnya dengan memijitkan tanganku ke badan ibu Fat. birit ibu Fat yang besar montok membuatku amat bersemangat untuk meremas-remasnya, akan tetapi saya coba menahan diri kupikir belum waktunya.
�Bawahan sedikit dik Lan, dekat pinggang, nah itu! �
saya turutkan aja desakan ibu Fat. serupa ketika ibu Fat memintaku memecal bagian pinggangnya. Kulit ibu Fat kerasa halus biar telah tidak cepat lagi.
kian lamban nafsuku kian tinggi sampai saya jadi sedikit buas serta nekad. Pijatanku saat ini telah kian ngaco serta cuma ku arahkan ke bagian-bagian badan ibu Fat yang menurutku menarik dengan cara erotis. birit ibu Fat ku remas-remas dengan sesekali jariku berencana ku sentuhkan ke memeknya. Kontolku kian keras serta bengkak aja. sampai akibatnya saya tidak tangguh lagi menahan keinginan, kuciumi aja birit Bi Fat serta ku panjangkan lidahku menguji menjangkau memek ibu Lizah.
�Eh.. , dik Lan, koq justru ke danau? � pertanyaan ibu Fat atas suara perlahan-lahan.
tidak ku indahkan lagi pertanyaan ibu Fat, nafsuku telah amat tinggi, atas buas ku jilati memek ibu Fat, ku kuakkan kaki ibu Fat sampai memek ibu Fat yang berjembut kira-kira kasar itu kelihatan lebih lebih nyata lagi. saya lalu meletakkan lagi lidahku menikmati bahagian bawah memek ibu Fat yang nyatanya telah berair oleh cairan pekat, ketika lidahku membersihkan sekeliling bingkai ibu Fat, ibu Fat dapat didengar memprotes.
�.. Mmmmmmmm.. , sshh.. , menjilat yang dalam dik Lan.. � desau ibu Fat.
saya juga menjilati memek ibu Fat serta sesekali mengigit minim bingkai memek bersama itil ibu Fat.
dengan berjolak, jemari tangan ku ku masukan serta ku putar-putar di dalam bolongan memek ibu Fat.
�.. mmm.. , aahh.. , mari masukin yang dalam jarinya, dik lan, nah.. sshh, aahhh.. , putar-dik, ahhh.. , � banyak mulut ibu Fat kian ghairah.
Nafsuku kian tidak bencat lagi, kuminta ibu Fat untuk terlentang. ibu Fat kemudian bangkit serta menumpukan badannya ke kursi kemudian kakinya menjangkang, wajah ku langsung ku hujamkan ke memek ibu Fat. ibu Fat menggenggam akrab kepala saya dengan meramas ramas rambutku.
�.. sssshh.. , mmhh.. , aahhhh.. , � tubuh ibu Fat hingga terapung-apung menikmati gejolak lidahku pada memek serta itilnya, sesekali ku cokot jari berawai ayal hingga ibu Fat melenguh kira-kira keras..
�Awwwww.. , uiiih�, serupa itu.. , yaaaa�, aahh.. , mari lagi dik Lan. � Lenguh ibu Fat lagi.
dengan ku nikmati memeknya, tangan ku memijit-mijit buah dada ibu Fat yang bergantung bergantian, serta ibu Fat membongkokkan badannya untuk menggapai kontolku, saya lalu aja berjolak serta menghisap memek ibu Fat hingga saya rasakan semua tubuh ibu Fat bergeletar.
�Jilat dik Lan, menjilat segalanya ,.. ssshhh.. , mmmmmmm.. , yah.. , �
ibu Fat mengangkat kepalaku dengan mesem beliau berbicara.. ,
�Ayo dik Lan, kendati bunda udah berumur tetapi memek bunda lagi manis koq.. , � tutur ibu Fat dengan menggenggam serta menepuk-nepuk memeknya.
saya senyum, tanganku ku usap-usapkan ke dasaran memek ibu Fat, jembutnya ku anjur perlahan.
�Sekarang gantian, bunda ingin ngelihat memiliki dik Lan. � Pinta ibu Fat.
saya bangkit serta berdiri didepan ibu Fat, ku merdeka celanaku, serta tersembulah kontolku yang telah mengacung keras itu. memandang itu ibu Fat mesem.
�Ini bila bunda jilatin sesaat pula tentu keluar� tutur ibu Fat mesem.
saya tidak menanggapinya, ibu Fat kemudian melekapkan wajahnya ke kontolku serta mulutnya menggapai kontolku, sehabis lebih-lebih dulu lidahnya menjilati. Kontolku kerasa hangat kala ibu Fat memasukkannya ke dalam mulutnya.
Kontolku kemudian dihisap-hisapnya atas debar maju berkurang.
�mmmmph�.. mmmmmppphh� bahana mulut ibu Fat kala menghisap kontolku yang berbaur air liurnya. ibu Fat pula setelah itu mengulum juga buah zakar ku.
Sesekali ibu Fat memuatkan semua batang kontolku kedalam mulutnya serta pada bagian inilah yang saya amat tidak kuat.
�.. mmmhhhh�, oohh.. , ibu Fat lalu bu� saya memprotes lezat dengan ku pegang akrab kepala ibu Fat, durasi kurasakan air maniku tidak dapaat ku tahankan lagi.
�.. aahh.. , ibu aku pergi bu� Erangku.
Air maniku juga memuncrat di dalam mulut ibu Fat yang lalu aja menghisapi kontolku dengan memainkan lidahnya mengulas-ulas kepala kontolku.
ibu Fat konsisten memegangi kontolku yang mulai berkurang. saya lalu bersandar di sisi ibu Fat.
�Wah enggak nyangka bunda pinter sangat ngisep.. , � tutur ku memuji.
�Iya dong dik Lan, soalnya adam itu sesungguhnya melimpah yang lebih senang itunya di mencarak serta dijilati, wanita pula serupa melimpah yang lebih senang barangnya dijilati aja.
karna tidak menguras daya. tentunya, bila adam cerdas membikin wanita itu senang dengan cara demikian ini, wanita bakal bisa menjamu balik adam itu atas sempurna. � ibu Fat menerangkan.
�Ibu benar amat senang ngewe, tetapi bila ngewe tetapi akibatnya tidak senang bikin apa? mendingan upaya seorang diri saja hingga senang. � tutur beliau lagi dengan memijit-mijit kontolku yang perlahan-lahan mulai memadat.
�Hah.. jenis dik Lan ni, , batang dahlah bisa kuat.. besar.. panjangnya cukup.. serta air pulak melimpah.. puaslah wanita tu.. tetapi bila dik lan tidak reti.. susahlah belakang. terguncang seorang diri. � tutur beliau lagi. saya juga dah akar nak meara bermain cipap Kak Zi juga.
�Dik lan, memek bunda benar telah kira-kira longgar sedikit, maklum saja bunda kan telah berumur, sebab itu dik Lan mesti membenamkan kontolnya keras. � tutur ibu Fat.
�Tenang aja ibu pertanyaan cocok menusuk sih rasanya aku bisa. � Kataku dengan mesem.
ibu Fat kemudian menyandar balik di berdasarkan kursi serta mengangkangkan kakinya, memeknya kelihatan telah berair.
�Ayo Dik Lan masukin kontolmu lekas. � Pinta ibu Fat.
saya juga tanpa menanti mengharap lagi lekas aja memuatkan kontolku kedalam memek ibu Fat, ku hentak atas semantap batin.
�Aww.. , aduuhh., mari hentak lagi dik Lan, puaskan ibu�� ibu Fat memekik.
�Dik Lan coba goyangin sedikit kontolnya lah, kendati memek bunda segala ngerasain. � tutur ibu Fat.
Ku ikuti permintaannya, dengan mendorong koputar kontolku terlebih serupa akan mencukil isi memek ibu Fat pergi.
aksi ku menusuk-nusukan ****** kulakukan atas berbarengan, saya pula meremas-ramas buah dada ibu Fat dengan konsisten ku hetakan kontoku kedalamnya.
Ku rasakan ibu Fat mengemut-ngemutkan memeknya sampai kontolku serasa di remas-remas nikmat. saya serta ibu Fat setelah itu mengganti posisi, ibu Fat memutar badannya agar saya menusuknya dari belakang.
�.. aahh ,.. oohhh ,.. aaahh, �oohhh, �mmmhhh.. . � ibu Fat memprotes keamanan.
sampai sebagian ketika setelah itu,
�Aaaahh.. , sshh�.. � ibu Fat mendesah-desah disertai aksi badannya yang kian buas barangkali ibu Fat kulminasi.
saya lekas mencabut kontolku dari lobang memek ibu Fat yang nyatanya di fahami oleh ibu Fat atas memutar badannya serta disongsongnya kontolku atas mulutnya. serta dihisap-hisapnya kontolku lagi, sampai akibatnya kurasakan larutan kenikmatan menjangkiti kontolku, kenikmatan itu menaik atas hisapan yang di lakukan ibu Fat memasok kehebohan gender yang berlainan yang pastinya lebih azmat karna spermaku agak-agak disedot pergi oleh mulut ibu Fat. Tubuhku menegang sebaliknya tanganku sibuk memperdayakan sebandung buah dada ibu Fat, merasakan kenikmatan itu hingga rebas terahir.
sehabis saya serta ibu Fat sama-sama bengong sebagian ketika, ibu Fat kemudian beringsut setelah itu bepergian ke kamar mandi. Ku tangkap (suara) air mencebok, barangkali ibu Fat lagi mesterilkan memeknya. ibu Fat pergi dari kamar mandi telah atas mengenakan celana dalamnya tanpa BH karna Bhnya serta pula busananya di angkat di tangannya alhasil buah dada ibu Fat kelihatan berayun membuntuti debar jalur ibu Fat. kala ku cermati teteknya ibu Fat kelihatan ciri merah yang dengan cara enggak siuman ku bikin kala ngewe atas ibu Fat mulanya.
ibu Fat mesem minim aja kala memandang ku, dipakainya balik busananya. beliau setelah itu memakai kerudungnya serta balik ke kursi.
saya yang lagi berpukas bundar bebas aja berbaring di kursi. ibu Fat kemudian bersandar di sampingku, dipegangnya kontolku yang telah alum itu serta di remas-remasnya sampai keras serta bengkak lagi.
�Wah, dik Lan ingin lagi betul ?, ininya keras lagi nih. � memprovokasi ibu Fat dengan mesem.
saya tidak menjawabnya cuma mesem dengan memejamkan mata. ibu Fat mengangsurkan mukanya mendekati kontolku serta mulutnya mencapai kontolku untuk setelah itu dihisapnya lagi.
�Dik Lan anda bermain sekali lagi yah.. , � membawa ibu Fat kepadaku.
Langsung ku anggungkan kepalaku, karna benar itu yang saya maui apa lagi sehabis kontolku di sepongnya mulanya nafsuku bangun lagi.
saya serta ibu Fat akibatnya ngewe lagi kali ni ibu Fat lagi mengenakan kerudungnya membuatku kian bersemangat mengewenya.
akibatnya sehabis bebenah lagi busana serta kerudung yang di pakainya, ibu Fat berpamitan minta diri, beliau bilang ingin pergi membimbing lagi satu di rumah. saya memakai celanaku serta kubukakan pintu untuk ibu Fat, beliau mesem melirikku dengan mengenakan sepatunya.
�Istirahat dulu betul dik, kendati lebih enak makan telur sebelah matang 2 biji serta minum air dicampur sembayan. � catatan ibu Fat dengan berbisik.
�Kalau dik Lan kepengen lagi, kasih ingat bunda yah, ataupun talepon dulu� Lanjut ibu Fat.
�Baik ibu.. , � Jawabku dengan meremas birit ibu Fat yang bahenol..
ikatan ku atas ibu Fat lalu aktif sampai saat ini, bila juga saya ingin ngewe atas ibu Fat saya bercokol meneleponnya, serta ibu Fat tidak sempat menolaknya, karna kendati juga ibu Fat telah berumur nyatanya keinginan seksnya lagi konsisten tinggi. � Sex Hot, cerita berumur, cerita Sex teranyar, Ngentot Hot teranyar 2016

Recent search terms:

  • cerita guru ngaji
  • cerita seks ngentot jilbab guru ngaji anakku
  • guru ngaji mesum anakku
  • yhsm-Opera_14mobile